TPID Solo Terus Pantau Harga Daging Ayam Ras

Sebelumnya, TPID Solo berencana menggelar Operasi Pasar jika harga daging ayam tidak kunjung surut

TPID Solo Terus Pantau Harga Daging Ayam Ras
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Pedagang daging ayam ras di Pasar Gede Solo 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, yang juga Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Solo, Bandoe Widiarto, mengatakan akan terus memantau perkembangan harga komoditas daging ayam ras.

Pasalnya, tingginya harga daging ayam ras, selalu berpotensi menyumbang inflasi daerah.

"Kami akan terus melakukan pengecekan perkembangan informasi harga daging ayam," ujarnya wartawan Senin (6/8/2018).

Sebelumnya, TPID Solo berencana menggelar Operasi Pasar jika harga daging ayam tidak kunjung surut. 

Geram, Melanie Subono Sindir Keras Artis Pamer Harta Saat Momen Bencana Gempa

Namun, nyatanya, harga daging ayam potong berangsur turun sejak akhir pekan lalu.
Sementara, memang daging ayam potong sempat menyumbang inflasi daerah pada Juni 2018 lalu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, pada Juni lalu daging ayam ras naik 7,75 persen.

Adanya hal tersebut, memberi andil inflasi 0,09 persen.

Rumahnya Dilempari Bom Molotov, Kapitra Ampera Lapor Polisi

Sedangkan pada Juli 2018, daging ayam ras justru menghambat inflasi.

Daging ayam ras turun 3,91 persen dengan andil deflasi 0,05 persen. (*) 

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help