Tingkat capaian OTP Pemberangkatan Haji Garuda Indonesia Capai 95 Persen

Untuk embarkasi Solo sendiri saat ini tercatat sebanyak 66 Kloter telah diberangkatkan dari total 95 kloter

Tingkat capaian OTP Pemberangkatan Haji Garuda Indonesia Capai 95 Persen
ARSIP GARUDA INDONESIA
Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pada pelaksanaan penerbangan Haji 2018, maskapai Garuda Indonesia berhasil mencatakan capaian On Time Performance (OTP) menyentuh angka 95 persen.

"Secara nasional dari data terakhir Garuda Indonesia telah berhasil memberangkatkan sedikitnya 71.524 orang jemaah yang tergabung dalam 186 kloter dari seluruh embarkasi nasional pada penerbangan Haji tahun 2018 atau 1439 H," kata Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury, Senin (6/8/2018).

Untuk embarkasi Solo sendiri saat ini tercatat sebanyak 66 Kloter telah diberangkatkan dari total 95 kloter.

Adapun total jemaah yang diberangkatkan adalah sebesar 23.652 jemaah atau 69 persen total keseluruhan jamaah.

Besok, Bupati Juliyatmono Akan Hadiri Penutupan TMMD Sengkuyung II di Jumantono Karanganyar

“OTP di embarkasi Solo juga menunjukan performa yang baik dengan catatan on time performance diatas 95 persen sejalan dengan peningkatan OTP Nasional", papar Pahala. 

Pada tahun 2018 ini Garuda Indonesia menyiapkaan sebanyak 14 pesawat haji yang terdiri dari tiga pesawat B747400, hma pesawat B777-300ER, dan enam pesawat A330-300/ 200.

Adapun jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2018 tersebut menyesuaikan dengan peningkatan trafik Jemaah haji.

Pada tahun ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 107 ribu penumpang yang rencananya akan diberangkatkan dari sembilan embarkasi yang terdiri dari 278 kloter di seluruh Indonesia, meliputi Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Dalam Waktu 2 Bulan, Mantan Napi Ini Curi Motor di 17 TKP Berbeda di Solo

Garuda Indonesia pada tahun ini juga meningkatkan jumlah awak kabin haji menjadi 540 awak kabin (sebelumnya 506 awak kabin), dimana 25 persen diantaranya merupakan putra-putri daerah.

Tujuan Garuda Indonesia merekrut awak kabin dari daerah-daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari pelayanan Garuda Indonesia kepada para Jemaah.

"Khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian Jemaah hanya mampu berbahasa daerah," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help