Pemkab Karanganyar Dukung Inisiatif DPRD Reperda Pelestarian Budaya Jawa

Pemkab Karanganyar, kata Juliyatmono, pun mengusulkan satu lagi tujuan pelestarian budaya, yaitu revitalisasi atau penguatan budaya

Pemkab Karanganyar Dukung Inisiatif DPRD Reperda Pelestarian Budaya Jawa
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendukung rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pelestarian Budaya Jawa.

Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam rapat paripurna Penyampaian Pendapat Bupati Karanganyar atas Penjelasan DPRD terhadap 2 Raperda, Rabu (8/8/2018).

"Kami mendukung inisiatif DPRD terhadap penyusunan Raperda tentang Pelestarian Budaya Jawa Ini."

"Di tengah gencarnya pengaruh budaya asing yang semakin masif, maka pemahaman akan tradisi dan budaya Jawa dirasa sangat penting agar kita mampu memilih dan meyerap budaya modern dengan baik," kata Juliyatmono menanggapi nota penjelasan DPRD terhadap dua Raperda.

Best Western Premier Solo Baru Hadirkan Chrysocolla Cake & Coffee

Pemkab Karanganyar, kata Juliyatmono, pun mengusulkan satu lagi tujuan pelestarian budaya, yaitu revitalisasi atau penguatan budaya.

Revitalisasi tersebut, jelasnya, terbagi tiga, di antaranya, pemahaman untuk menimbulkan kesadaran, perencanaan secara kolektif, dan pembangkitan kreatifitas kebudayaan.

Pemkab juga mengusulkan adanya penambahan Bab tentang Strategi Pelestarian Budaya Jawa dan Bab tentang Pengembangan Budaya Jawa.

Sebelumnya, Selasa (7/8/2018) Ketua DPRD Sumanto mengatakan, ada sejumlah permasalah terkait kebudayaaan Jawa.

Selain Denny Sumargo, Sederet Aktor Ini Juga Sukses Menaklukkan Hati Putri Konglomerat

Hal itu diungkapkannya dalam rapat paripurna tentang penjelasan rancangan Perda tentang Pelestarian Budaya Jawa, Selasa (7/8/2018).

Beberapa permasalahan itu di antaranya adalah kurangnya kepedulian masyarakat terhadap budaya Jawa, menurunnya rasa nasionalisem dan patriotisme, hilangnya sifat kekeluargaan dan gotong royong, dan gaya hidup kebarat-baratan.

Raperda ini sendiri merupakan usulan dari DPRD Kabupaten Karanganyar. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help