Danrem 074 dan Dandim Wonogiri Cek Sumber Air Luweng Songo di Pracimantoro

Suyono, kepala desa setempat, menyampaika tahun 2008 anak-anak pecinta alam Mapala masuk ke Luweng Songo.

Danrem 074 dan Dandim Wonogiri Cek Sumber Air Luweng Songo di Pracimantoro
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Danrem 074/Warastratama, Widy Prasetijono (tengah) didampingi Dandim Wonogiri, Letkol Inf M. Heri Amrulloh (kiri), mengecek sumber air Luweng Songo, di Dusun Ngaloran, Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Rabu(8/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Danrem 074/Warastratama, Widy Prasetijono, mengunjungi Luweng Songo yang berada di Dusun Ngaloran, Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Rabu (8/8/2018) pagi.

Ia didampingi oleh Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf M. Heri Amrulloh, Kapenrem Mayor Inf Alfian, Danramil 07/Tirtomoyo Kapten Cba Budi Waluyo, Ipda Sunardi, hingga Kepala Desa Sumberagung, Suyono.

Dalam rilis yang diterima TribunSolo.com, dikabarkan bahwa Danrem mengecek kondisi Luweng Songo dan penampungan air.

Kata Dandim, kegiatan untuk memeriksa dan mengecek sumber air yang mengaliri Desa Sumberagung dan Desa Petir Sari.

UNS Solo Bentuk Pusat Studi Pengamalan Pancasila

Bahkan, untuk musim kering sekarang ini,  sumber air satu-satunya hanya berada di Luweng Songo.

"Maka untuk mengalirkan air kedua Desa tersebut, Danrem membantu menyumbang dua pompa air agar penghasil air bisa lebih melimpah," jelas Dandim.

Suyono, kepala desa setempat, menyampaika tahun 2008 anak-anak pecinta alam Mapala masuk ke Luweng Songo.

Mereka menemukan sumber air selama 6 hari berada di Luweng Songo.

Cak Imin Pastikan PKB Tetap Bergabung Koalisi Jokowi

"Kemudian  2009 kami mengajukan proposal ke Provinsi Jatwng agar mendapat dana sebesar Rp 350 juta, proyek dikerjakan selama 6 bulan dan diuji coba air bisa naik ke kantor Balai Desa Sumberagung," ungkapnya.

Adapun setelah masa uji coba, Luweng  Songo beroperasi pada tahun 2011 sampai sekarang.

Pengerjaan juga mendapat bantuan dari yayasan-yayasan, PMI, hingga Pertamina,.

Untuk pengerjaannya melibatkan Mapala Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Saiful Jihad dari fakultas geografi (Giri Bahama) dan Atabik Ahmad dari fakultas ekonomi (Metala), serta Atwapala Akademi Teknik Warga Pecinta Alam (ATWapala), Agus. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help