Demi Nyalon Lagi, Kades di Sragen Nekat Menipu dan Dalangi Perampokan

Kepala Desa bernama Suraya alias Edi itu merupakan otak tindak kejahatan yang merugikan warga Jawa Timur sebesar Rp 324 juta.

Demi Nyalon Lagi, Kades di Sragen Nekat Menipu dan Dalangi Perampokan
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Enam tersangka yang ditangkap oleh Polres Kudus dalam kasus penipuan penggandaan uang. 

TRIBUNSOLO.COM, KUDUS – Kepala Desa Kaloran, Kecamatan Gemolong, Sragen dicokok Polres Kudus setelah terbukti melakukan tindak pidana kejahatan berupa penipuan disertai perampokan.

Dalam aksinya dia berkomplot dengan 10 kawan lainnya.

Hanya yang bisa diamankan enam orang oleh kepolisian.

Kepala Desa bernama Suraya alias Edi itu merupakan otak tindak kejahatan yang merugikan warga Jawa Timur sebesar Rp 324 juta.

Menurut dia, uang sebesar itu akan digandakan menjadi Rp 700 juta.

Karya Bakti Daerah Solo Akan Perbaiki Talud Kali Jenes di Pasar Kliwon

Dia menyebutnya sebagai uang amanah.

Namun korban bernama Winarto itu tidak lantas ketemu langsung dengan Suraya.

Terlebih dahulu dia disuruh ke Yogyakarta, ke Solo, sampai akhirnya dia harus ke Kudus untuk ketemu Suraya.

Saat itu korban ditemani oleh seorang kawan bernama Fahrudianto dan dua keponakannya.

Waketum Gerindra Ungkap Sandiaga Uno Hampir Jadi Cawapres Prabowo

Namun pada  pertemuan pada Kamis 2 Agustus 2018 di sebuah SPBU Tanjungkarang, Kecamatan Jati  Suraya tidak datang, hanya ada dua orang yang datang yang mengaku sebagai utusan Suraya.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help