TMMD Sengkuyung Tahap II, Kodim 0727/Karanganyar Tuntaskan Rabat Beton Jalan 955 Meter di Jumantono

Setelah sebulan bersama masyarakat, prajurit Kodim 0727/Karanganyar telah menuntaskan pembanguna fisik dan non fisik di Desa Blorong

TMMD Sengkuyung Tahap II, Kodim 0727/Karanganyar Tuntaskan Rabat Beton Jalan 955 Meter di Jumantono
TribunSolo.com/Efrem Limsan Siregar
Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar Letkol Inf MI Muchtar memeriksa barisan dalam upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II 2018 di Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (8/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - TNI Kodim 0727/Karanganyar menuntaskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II 2018 di Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (8/8/2018).

Setelah sebulan bersama masyarakat, prajurit Kodim 0727/Karanganyar telah menuntaskan pembangunan fisik dan non fisik di Desa Blorong.

Beberapa di antaranya, menurut laporan panitia, pembangunan fisik rabat beton jalan sepanjang 955 meter, lebar 3 meter, dan tebal 12 sentimeter.

Rehabilitasi 10 unit RTLH yang dilaporkan rampung seratus persen.

Panitia Siapkan Peserta Mas Mbak Jebres 2018 untuk Terjun ke Masyarakat

"Pembangunan wilayah desa merupakan realisasi untuk mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggir."

"Melalui pembangunan inilah potensi yang ada di pedesaan harus dikembangkan dan kekurangan harus diatasi, untuk mencapai pemerataan, pertumbuhan dan kemandirian desa secara berkelanjutan," kata Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar Letkol Inf MI Muchtar membacakan sambutan Kepala Staf TNI AD

Dalam pelaksanannya sejak 10 Juli 2018 hingga 8 Agustus 2018, prajurit Kodim turut dibantu sejumlah personel Polres Karanganyar, anggota ormas, dan masyarakat Desa yang berjumlah rata-rata 100 orang per hari.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga sudah meyelesaikan sejumlah kegiatan non fisik, semisal penyuluhan Kamtibmas, bahaya anti narkoba, dan kenakalan remaja.

Lebih Garang, Ini Dia Varian Baru Honda CRF1000L Africa Twin

Setelah itu, ada penyuluhan sertifikat tanah, penyuluhan pertanian, pasar murah, pengobatan massal, donor darah, dan sebagainya.

Lebih lanjut dalam laporan panitia disebut bahwa anggara TMMD Sengkuyung tahap II 2018 berasal APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 177 juta.

Lalu, APBD Kabupaten Karanganyar sebesar Rp300 juta, biaya rehabilitasi 10 RTLH dari APBD Kabupaten Karanganyar sebesar Rp100 juta, swadaya masyarakat Rp 86,7 juta.

Total, TMMD Sengkuyung tahap II 2018 memakai anggaran sebanyak Rp 663,96 juta. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help