Pemkot Solo Wacanakan Penerapan 'Cash Register', DPRD: Jangan Sampai Seperti Kasus Parkir Elektronik

Sosialisasi pun diperlukan agar pemilik warung yang menjadi wajib pajak ini tahu mengenai teknisnya.

Pemkot Solo Wacanakan Penerapan 'Cash Register', DPRD: Jangan Sampai Seperti Kasus Parkir Elektronik
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Ketua Fraksi PKS DPRD Solo, Sugeng Riyanto (tengah), saat dijumpai Senin (19/3/2018) siang. 

Jika perlu melibatkan pihak ketiga seperti halnya perbankan sebagai rekanan.

Apalagi mengingat keterbatasan APBD yang tentunya bisa menghambat program lainnya.

"Kalau memang bisa dilaksanakan dengan APBD tidak masalah," kata Sugeng.

"Tapi kalau tidak bisa lebih baik menggandeng pihak perbankan saja," ujarnya.

Gagal Jadi Cawapres 2019, AHY Matangkan Diri untuk Pilpres 2024

Seperti diketahui, selama ini untuk pembayaran pajak, sistem yang digunakan adalah self assessment atau menghitung potensi pajak sendiri.

Sehingga potensi kebocoran pajak bisa diminimalisir dengan adanya cash register ini.

Apalagi sebenarnya selama ini jika dilihat secara regulasi dan implementasi, masih banyak kebocoran pajak.

Mengingat sistem yang digunakan dalam pembayaran pajak adalah self assessment atau menghitung potensi pajak sendiri.

Sehingga sangat memungkinkan wajib pajak berlaku tidak jujur dengan potensi pajaknya.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help