Berniat Temui Presiden Jokowi, Komunitas Burung Solo Raya Ingin Sampaikan Permintaan Ini

Aksi dilakukan untuk menolak peraturan baru Permen LHK P20/2018 menyoal tentang sejumlah tumbuhan dan satwa yang masuk kategori dilindungi

Berniat Temui Presiden Jokowi, Komunitas Burung Solo Raya Ingin Sampaikan Permintaan Ini
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
Komunitas pedagang burung dan Kicaumania Solo Raya melalukan aksi protes menolak Permen LHK di Taman Balekambang, Solo, Minggu (12/8/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komunitas Burung Solo Raya berencana menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta.

Hal itu dilalukan apabila Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) P20/2018 tentang tumbuhan dan satwa dilindungi tetap diberlakukan.

Pengurus Paguyuban Murai Batu Solo Raya (PPMBS), Johan, mengungkapkan, penolakan akan terus diupayakan agar bisa didengar pemerintah.

Lanjutnya, pihaknya siap mengawal dan membawa aspirasi ke Istana Negara bersama Komunitas Kicau Mania se-Indonesia yang sebelumnya sudah menolak atas peraturan tersebut.

Hasil Polling Pilpres 2019 Versi Fahri Hamzah: Prabowo Calon Ideal, Jokowi Tidak Ideal

“Harapannya kami dapat bertemu dengan Menteri LHK, Siti Nurbaya dan Preaien Jokowi terkait persoalan ini," katanya dalam aksi damai di Taman Balekambang, Solo, Minggu (12/8/2018) siang.

Johan menerangkan, kebutuhannya bersama komunitas pecinta burung terganggu setelah peraturan tersebut dikeluarkan pada Juni 2018 lalu.

Maka, pihaknya menegaskan akan bersikukuh untuk menolak adanya peraturan tentang penambahan satwa dilindungi termasuk burung kicau.

Dia berharap agar pemerintah merumuskan kembali aturan mengenai burung kicau dalam kategori satwa dilindungi.

BNPB Catat Jumlah Korban Meninggal Dunia Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Sehingga keputusan yang dibuat tidak mengusik kedamaian dan ketenangan hidup kicau mania.

Halaman
12
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help