Pengelolaan Stres Psikis dapat Tekan Kekambuhan Penyakit Autoimun

Pengelolaan stres psikis yang baik sangat efektif menekan kekambuhan penyakit autoimun hingga 50 persen.

Pengelolaan Stres Psikis dapat Tekan Kekambuhan Penyakit Autoimun
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Seminar Nasional Kesehatan Wanita, Keep Strong Stay Healthy oleh Prodia, di Hotel Harris Solo, Minggu (12/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengelolaan stres psikis yang baik sangat efektif menekan kekambuhan penyakit autoimun hingga 50 persen.

Hal tersebut dikatakan oleh Dokter Arief Nurudhin, selaku Kepala Bagian Divisi Rematology Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi.

"Apabila pasien penyakit autoimun dapat mengendalikan stress psikis dengan baik, juga faktor-faktor lingkungan antara lain gaya hidup dan pola makan, setidaknya kita dapat menekan angka aktif autoimun hingga ke tahap remisi total," katanya kepada Tribunsolo.com, ditemui dalam acara Seminar Nasional Kesehatan Wanita, Keep Strong Stay Healthy oleh Prodia, di Hotel Harris Solo, Minggu (12/8/2018).

Link Live Streaming Liga 1 13 Agustus 2018, PSIS Semarang Vs Bhayangkara FC Pukul 18.30 WIB

Jadi seperti orang sehat, walaupun masih ada penyakit Lupus di dalam tubuhnya.

"Dan ini terbukti dengan mengelola stres psikis ini dengan baik, tingkat flare pasien yang terjangkit autoimun sangat menurun drastis angka kekambuhan nya bahkan penurunannya hingga 50 persen," katanya lagi.

Selain itu untuk lebih memahamkan kepada masyarakat akan autoimun, seminar autoimun oleh Prodia ini dapat menjembatani.

Dalam seminar ini diperkenalkan juga dipahamkan kepada orang-orang yang terkena Lupus maupun yang non Lupus tentang Apa itu autoimun dan jenis-jenisnya.

Sehingga mereka tidak terlalu dini mendiagnosa terkena penyakit autoimun.

Juga tidak terlalu cuek dalam menghadapi autoimun.

Dan menemui dokter apabila sudah mengalami gejala-gejala autoimun.

"Diharapkan dengan pemahaman yang semakin baik orang akan aware terhadap autoimun," imbuhnya.

Jika Tak Lolos Tes Kesehatan, Capres-Cawapres Bisa Diganti, Ini Penjelasan KPU

Untuk segera dibawa ke dokter untuk segera juga diterapi karena apabila tidak di terapi, terlebih apabila kondisi pasien dalam usia lanjut, hal itu akan memperburuk kemungkinan kesembuhan.

Dan akan lebih cepat mendatangkan kecacatan, angka kematian akan lebih tinggi. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved