Seusai Kritis, Aiptu Dodon, Anggota Polisi yang Ditembak di Tol Kanci-Pejagan Meninggal Dunia
Sebelumnya, Aiptu Dodon di rawat di RS Mitra Plumbon namun dipindahkan ke RS Polri Krmata Jadi karena kritis.
Penulis: Daryono | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM - Aiptu Dodon Kusdianto, anggota Patroli Jalan Raya (PJR) yang ditembak orang tak dikenal di Tol Kanci-Pejagan, Cirebon, Jawa Barat akhirnya meninggal dunia, Selasa (28/8/2018).
Aiptu Dodon meninggal di Rumah Sakit Polri Kramat Jati pukul 09.35 WIB.
Sebelumnya, Aiptu Dodon di rawat di RS Mitra Plumbon namun dipindahkan ke RS Polri Krmata Jadi karena kritis.
Kabar duka itu diketahui dari postingan akun Polantasindonesia, Selasa (28/8/2018).
"Innalillahiwainnalillahi rojiun, telah berpulang kerahmatullah Ipda Dodon Anggota PJR Dit Lantas Polda Jabar di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Hari Selasa Tanggal 28 Agustus 218 pukul 09.35 Wib
-
Almarhum merupakan korban penembakan orang tidak dikenal di Tol Cipali pada hari Kamis Tanggal 24 Agustus 2018
-
Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kesabaran," tulis admin @polantasindonesia.
Aebagaimana diberitakan sebelumnya, dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jabar, Aiptu Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana, ditembak tiga orang tak dikenal di Kilometer 223-400 Tol Kanci–Pejagan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (24/8/2018) sekitar pukul 21.15 WIB.
Keduanya mengalami luka tembak di bagian dada dan tangan.
Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto menuturkan, peristiwa penembakan tersebut terjadi saat kedua korban tengah bertugas di dalam tol Kanci–Pejagan.
Keduanya melihat tiga orang yang sedang berada di tepi jalan dan langsung berhenti.
Keduanya bermaksud memperingatkan ketiganya karena dinilai membahayakan.
“Karena naluri polisi, pada saat di Kilometer 224 melihat tiga orang yang duduk di pembatas jalan."
"Sebagai tugas pokoknya tentu dia mengimbau 'Buka kaca, ada apa? Tolong jangan di sini, karena membahayakan. Membahayakan diri sendiri dan orang lain',” kata dia usai menjenguk kedua korban di RS Mitra Plumbon, Sabtu (25/8/2018) dini hari.
Namun, bukannya meninggalkan lokasi, salah satu dari ketiga pelaku mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya ke arah petugas.
Pelaku melepaskan tembakan ke arah petugas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/polisi-ditembak_20180825_091743.jpg)