BPJS Kesehatan Solo Bakal Optimalkan Peran Kader untuk Program JKN-KIS
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solo, Agus Purwono berujar peran kader yakni sebagai mitra kerja dan perpanjangan tangan dari BPJS Kesehatan
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Solo terus mengoptimalkan peran dari Kader Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KlS) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solo, Agus Purwono berujar peran kader yakni sebagai mitra kerja dan perpanjangan tangan dari BPJS Kesehatan.
Mereka bekerja secara sukarela dalam rangka mengoptimalkan kegiatan sosialisasi, edukasi, pendaftaran kepesertaan, pengingat dan pengumpul iuran serta pemberi informasi pelayanan.
"Sehungg selain mensosialisasikan program JKN-KIS, keberadaan kader tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kolektabilitas iuran peserta," katanya kepada wartawan, Kamis (30/8/2018).
• Pemberkasan Kasus Mercy VS Honda Beat, Satreskrim Polresta Solo Tunggu Data Pendukung
Dalam peran sosialisasi dan pendaftaran kepesertaan, kader JKN-KIS bertugas untuk berinteraksi dengan masyarakat agar masyarakat memahami dan mengerti Program JKN-KIS.
Selain itu memberikan penjelasan dan edukasi proses pendaftaran calon peserta.
Agus mengakui untuk wilayah Cabang Solo yang tersebar di lima Kabupaten/Kota yakni Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Wonogiri, Program JKN-KlS sampai saat ini masih menemui sejumlah kendala.
Selain kepesertaan Kota Solo yang sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC) tercatat sudah 98,58 persen, sampai tanggal 31 Juli 2018, kepesertaan di Kabupaten Karanganyar tercatat baru 68,13 persen, Sragen tercatat 60,60 persen, Sukoharjo tercatat 73,71 persen dan Kabupaten Wonogiri tercatat baru 51,28 persen.
• Viral Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa di dalam Kereta Prameks, Ini Kata Polresta Solo
"Oleh sebab itu, diharapkan dengan adanya penyebaran kader JKN-KIS ini dapat meningkatkan kepesertaan Program JKN-KIS, termasuk meningkatkan kolektabilitas iuran peserta," imbuhnya.
Menurutnya, hingga saat ini ada 66 kader JKN-KlS yang tersebar di wilayah Cabang Solo.
Di tahun 2016, Cabang Solo sudah pernah melakukan pembekalan yang serupa tapi hanya untuk 12 kader JKN-KlS.
"Untuk saat ini ada tambahan kuota, dan total kuota untuk wilayah Cabang Solo sejumlah 99 kader," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bpjs-kesehatan_20180830_182126.jpg)