Kebakaran Landa Tiga Gunung di Jawa Tengah, Ini Fakta-faktanya

Hingga Selasa (11/9/2018), titik api masih terlihat di petak 20 kawasan lerang Gunung Sumbing, Temanggung, Jawa Tengah.

Kebakaran Landa Tiga Gunung di Jawa Tengah, Ini Fakta-faktanya
DOK. BNPB
Kebakaran hutan dan lahan landa di Gunung Sindoro, Sabtu (8/9/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Dalam tiga hari terakhir, tiga kawasan hutan di tiga gunung di Jawa Tengah mengalami kebakaran.

Titik api terpantau di lereng Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Lawu.

Akibatnya, jalur pendakian ditutup sementara hingga petugas dapat memadamkan api yang melalap.

Medan yang terjal dan minimnya peralatan membuat petugas sulit untuk memadamkan api.

Selain itu, musim kemarau yang ekstrim membuat vegetasi di lereng gunung mudah terbakar.

Dirilis BNPB, Ini Video dari Udara Penampakan Hutan Gunung Lawu yang Terbakar

Berikut adalah fakta-fakta terkait kebakaran hutan di tiga gunung tersebut.

1. Kebakaran di lereng Gunung Sumbing

Gunung Sumbing (3.371 mdpl) dilihat dari Jalan Raya Parakan - Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (16/5/2016) sore.
Gunung Sumbing (3.371 mdpl) dilihat dari Jalan Raya Parakan - Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (16/5/2016) sore. (KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO)

Hingga Selasa (11/9/2018), titik api masih terlihat di petak 20 kawasan lerang Gunung Sumbing, Temanggung, Jawa Tengah.

Menurut Pelaksan Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi, kebakaran sudah terjadi sejak Senin (10/9/2018), di petak 20 Resor Pemangku Hutan (RPH) Kecepit, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, Kesatuan Pemangku Hutan Kedu Utara.

Wilayah tersebut masuk Desa Gelapansari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung.

Halaman
123
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help