Tagih Roy Suryo Kembalikan Barang Negara, Sekretaris Menpora: Tidak Ada Unsur Politik

Gatot mengatakan, pihaknya tidak ingin menciderai tahun politik ini dengan cara-cara mendiskreditkan pihak tertentu di mata publik.

Tagih Roy Suryo Kembalikan Barang Negara, Sekretaris Menpora: Tidak Ada Unsur Politik
Tribunnews.com/Yanuar Nurcholis Majid
Wakil Ketua Umum Demokrat Roy Suryo saat ditemui di Restoran Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA- Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto menegaskan, upaya Kemenpora meminta mantan Menpora, Roy Suryo, mengembalikan barang milik negara yang diduga dikuasai Roy Suryo, sama sekali tidak bermotif politis.

"Ini tidak ada unsur politik."

"Tidak ada masalah politik," ujar Gatot, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Gatot mengatakan, pihaknya tidak ingin menciderai tahun politik ini dengan cara-cara mendiskreditkan pihak tertentu di mata publik.

Begini Cara Syariah Hotel Solo Rayakan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah

"Kami tidak ingin menciderai di tahun politik ini hal-hal yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dalam aktivitas Pak Roy sebagai anggota partai politik."

"Ini perlu saya garis bawahi," ujar Gatot, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Gatot mengapresiasi pihak Roy Suryo yang proaktif menyelesaikan persoalan polemik barang milik negara itu.

Salah satunya adalah dengan kebijakan Roy yang sempat mengembalikan barang milik negara yang dikirimkan ke kediamannya, beberapa bulan setelah tidak lagi menjabat Kemenpora.

Digelar Setahun Sekali, Kirab Malam Satu Suro Keraton Solo Selalu Disambut Meriah oleh Warga

"Kami menghormati Pak Roy Suryo yang sudah kembalikan barang-barang yang sebagian itu sekarang ada di kantor kami di Cibubur," ujar Gatot.

Sebelumnya diberitakan, persoalan mengenai barang milik negara yang diduga masih dipegang Roy Suryo terungkap dari surat yang beredar di media sosial awal September 2018.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help