Rupiah Anjlok, Kurator Batik Solo: Peluang Genjot Ekspor Batik

Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Rupiah Anjlok, Kurator Batik Solo: Peluang Genjot Ekspor Batik
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Salah satu pelaku usaha batik, di Soloraya yang memperlihatkan produk batik tulis dengan pewarna alami 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Bahkan Rupiah sempat menyentuh Rp 15.000 per dolar AS. 

Perlahan pergerakan rupiah pada Rabu (12/9/2018) menguat pada posisi Rp 14.818 per dolar AS.

Namun, rupiah yang anjlok tak sepenuhnya berdampak negatif.

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Berdampak pada Produktivitas Industri Batik di Solo

Kurator Batik Solo, Gunawan Kurnia Pribadi berujar, kondisi tersebut malah dapat menjadi peluang pelaku usaha untuk menggenjot pasar ekspor.

"Seharusnya dapat dimanfaatkan para pelaku usaha batik untuk mendongkrak ekspor sebanyak-banyaknya," terangnya kepada Tribunsolo.com, Rabu (12/9/2018).

Sebab lanjutnya, Rupiah yang bisa didulang akan menjadi lebih besar nilainya.

Apalagi, Indonesia bukan kali pertama menghadapi kondisi rupiah kritis.

Sehingga kondisi-kondisi sebelumnya dapat dijadikan pengalaman juga penyusunan strategi untuk tetap survive.

Pihaknya menambahkan, adanya pelemahan rupiah ini memang berdampak kepada naiknya cost bahan baku batik.

"Yakni benang untuk dijadikan kain batik yang diimpor dari India, serta pewarna batik yang diimpor dari Cina," imbuhnya.

Nilai Tukar Rupiah Melemah terhadap Dollar AS, Harga Barang Elektronik di Solo Naik 3-6 Persen

Pihaknya juga menerangkan, kondisi tersebut paling banyak berdampak pada jenis produk menengah ke bawah.

Sedangkan bagi jenis produk premium masih dapat terselamatkan, dikarenakan bahan baku yang digunakan diproduksi di dalam negeri.

"Semua kain batik masih impor dari Cina, kecuali kain Primisima itu untuk batik tulis itu dari lokal," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help