Pemilik Mercy Diduga Tabrak Pemotor

Berkas Kasus Mercy Dikembalikan Kejari, Ini Poin-poin yang Harus Dilengkapi Polresta Solo

Tak hanya syarat formil, penyidik juga harus melengkapi sejumlah persyaratan materiil agar kasus segera dilimpahkan ke persidangan.

Berkas Kasus Mercy Dikembalikan Kejari, Ini Poin-poin yang Harus Dilengkapi Polresta Solo
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Rekonstruksi kasus pembunuhan di Perempatan Eks Pemuda Teater atau Pendopo Sasono Kridowarga Mangkubumen, Solo, Rabu (29/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo telah menyatakan berkas perkara kasus dugaan pembunuhan Iwan Adranacus dengan status P18 atau hasil penyelidikan belum lengkap.

Tak hanya syarat formil, penyidik juga harus melengkapi sejumlah persyaratan materiil agar kasus segera dilimpahkan ke persidangan.

Menurut keterangan Kepala Kejari Solo, Teguh Subroto, berkas perkara tersebut perlu dilengkapi.

"Materi yang perlu dilengkapi penyidik Polresta antara lain tentang laporan laboratoris barang bukti itu belum dilampirkan dalam berkas perkara," kata dia ditemui Jumat (14/9/2018) pagi.

Dianggap Tak Lengkap, Berkas Kasus Mercy vs Honda Beat Dikembalikan ke Polresta Solo

Ia menilai, syarat formil tersebut nantinya keterangan laporan laboratoris akan dijadikan alat bukti berupa surat.

Lantaran berisi keterangan forensik seperti lecet muka mobil hingga lecet pasa sepeda motor milik Eko Prasetio.

Sementara itu, syarat materiil yang harua ditambah penyidik Polresta telah ia rangkum ke dalam lima poin.

Pertama, penyidik harus menyesuaikan keterangan tiga saksi yang merupakan rekan tersangka yang berada di dalam mobil Mercy.

Menurut Teguh, dalam berkas tersebut belum menjelaskan pernyataan keberadaan saksi  saat korban menendang mobil tersangka.

Halaman
12
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved