Asian Para Games 2018

Kisah Kapten Voli Paralimpik Indonesia Anissa Tindy, Dulu Terpuruk Kini Jadi Terbaik Dunia

Tak hanya menorehkan prestasi di dalam negeri, Annisa juga sukses mencatat pencapaian membanggakan di tingkat dunia.

Kisah Kapten Voli Paralimpik Indonesia Anissa Tindy, Dulu Terpuruk Kini Jadi Terbaik Dunia
Instagram/sitting_volleyball_indonesia
Anissa Tindy (memegang piala), bersama timnas voli paralimpik putri Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anggra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Di balik persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Para Games 2018, ada banyak kisah inspiratif dari para atletnya.

Satu di antaranya adalah cerita kapten timnas voli paralimpik putri Indonesia, Anissa Tindy Lestary.

Anissa, yang juga akrab dipanggil Icha, sebenarnya sudah aktif bermain voli sejak SMP.

Tapi, pada 2013, Anissa mengalami kecelakaan hingga membuat kaki kanan dan panggulnya terluka.

Pasca kejadian tersebut, Anissa sempat terpuruk dan stres karena kaki kanannya tak dapat berfungsi normal.

"Saya sempat beberapa tahun vakum dan sempet stres juga kali ya. Siapa juga ya yang mau kaya gitu,” ujar Annisa, ditemui TribunSolo.com di GOR Bulutangkis, Baturan, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (13/9/2018).

Bahkan, selama 2 tahun, Anissa mengaku hanya menghabiskan waktunya di rumah dan melamun.
Untungnya, berkat semangat dari teman setim voli dan keluarga, Anissa bisa bangkit lagi.

Awalnya, perempuan asal Bandung ini tak tahu jika ada wadah olahraga untuk penyandang disabilitas sepertinya.

Hingga pada tahun 2016, Anissa bertemu kenalannya pada saat melihat persiapan tim voli untuk kejuaraan PON.

Halaman
123
Penulis: Anggra Prasasti
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help