Tak Terima Pengukuran Lahan, Warga Kentingan Baru Kirimkan Surat Keberatan ke Pemkot Solo

Warga Kentingan Baru Jebres merasa keberatan dengan pengukuran tersebut yang dianggap merupakan tindakan ketidak profesionalan dari petugas.

Tak Terima Pengukuran Lahan, Warga Kentingan Baru Kirimkan Surat Keberatan ke Pemkot Solo
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Kuasa Hukum Warga Ketingan Baru, Emanuel Gobay menunjukkan surat keberatan, Solo, Jumat (14/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Beberapa waktu lalu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surakarta melakukan pengukuran ulang tanah di Kentingan Baru Jebres, Solo

Pengukuran itu dikawal oleh Tim Polresta Surakarta, Polsek Jebres dan Satpol PP Kota Surakarta.

Warga Kentingan Baru Jebres merasa keberatan dengan pengukuran tersebut yang dianggap merupakan tindakan ketidak profesionalan dari petugas.

Kuasa Hukum Warga Ketingan Baru, Emanuel Gobay menjelaskan bahwa kedatangan petugas pada Selasa (28/8/2018) siang tidak ada izin terlebih dahulu.

"Berkaca kepada hal itu, pengukuran yang dilakukan BPN itu tanpa ada pemberitahuan sebelumnya," katanya saat rapat dengan warga, Jumat (14/9/2018) siang.

Kuasa Hukum Warga Desak Aparatur Negara Tarik Diri dari Sengketa Tanah Kentingan Baru di Solo

"Jadi kesannya yang bisa kami simpulkan adalah itu masuk dalam tindakam tidak profesional," katanya.

Karena hal itu, kuasa hukum mengatakan telah mengirimkan surat keberatan kepada pihak pihak terkait.

Antara lain Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surakarta, Wali kota Surakarta, Polres Surakarta, Satpol PP Surakarta, Polsek Jebres dan Koramil Jebres.

"Kita berikan surat tembusan berdasarkan keterangan yang kami peroleh dari warga yang datang merupakan petugas dari instansi tersebut," katanya.

Seperti diketahui, warga Kentingan Tengah dinilai sudah melakukan pelanggaran terhadap Perda nomor 8 tahun 2016 tentang Bangunan Gedung.

Diantaranya tidak memenuhi persyaratan administratif bangunan.

Seperti status hak atas tanah, status kepemilikan gedung serta izin mendirikan bangunan (IMB).

Sebelum Pengukuran Tanah, Seharusnya Warga Kentingan Baru Solo Dapat Surat Pemberitahuan

Bagi pemilik bangunan, tanpa adanya IMB akan diberikan sanksi administratif berupa peringatan tertulis.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help