Nilai Tukar Dollar Meroket, Pasar Mobil Premium Turun Drastis

Pelemahan Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) masih terjadi saat ini dan berdampak terhadap sejumlah sektor

Nilai Tukar Dollar Meroket, Pasar Mobil Premium Turun Drastis
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Ilustrasi pameran mobil 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pelemahan Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) masih terjadi saat ini dan berdampak terhadap sejumlah sektor.

Satu di antaranya, sektor pasar otomotif kelas premium.

Antara lain yang terjadi pada Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Hyundai, di mana saat ini permintaan mobil premium turun cukup drastis, yakni 50 persen.

"Penurunan permintaan itu seiring dengan naiknya nilai tukar dollar," kata Branch Manager Hyundai Solo Baru, Haryo Pembangun kepada wartawan, Sabtu (15/9/2018).

Menuju Satu Dekade Honda Bikers Day

Karena dengan naiknya nilai tukar Dollar, membuat harga jual mobil premium yang diimpor utuh dari Korea Selatan tersebut ikut menyesuaikan. 

Dollar naik membuat harga jual tambah sekitar Rp 10 juta per unit.

Maka dari itu, saat ini, mereka mencoba fokus pada pemasaran produk Completely Knock Down (CKD).

Lantara, produk tersebut diproduksi dari dalam negeri.

Tak Cuma Jualan Rekaman, Ini Kiat Lokananta Solo Bisa Eksis di Derasnya Arus Industri Musik Modern

"Fokus tersebut diberlakukan juga selain adanya kenaikan nilai tukar Dollar, juga untuk menyikapi kebijakan Pemerintah soal penyetopan impor mobil mewah," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved