Modusnya Ajak Korban Nonton di Bioskop, Residivis Curanmor Lintas Provinsi Beraksi 2 Kali di Solo

Pelaku curammor yakni Satriyo Eko merupakan pria asal Kemayoran Baru, Surabaya dibekuk pada Kamis, (20/9/2018) pukul 01.00 WIB.

Modusnya Ajak Korban Nonton di Bioskop, Residivis Curanmor Lintas Provinsi Beraksi 2 Kali di Solo
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Pelaku curanmor, Satriyo Eko saat gelar perkara di Mapolresta Surakarta, Selasa (25/9/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo berhasil menangkap residivis curanmor yang sering melakukan aksinya di berbagai wilayah di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Pelaku curammor yakni Satriyo Eko merupakan pria asal Kemayoran Baru, Surabaya dibekuk pada Kamis, (20/9/2018) pukul 01.00 WIB.

Dalam aksinya, pelaku selalu mengajak kenalan korban terlebih dahulu.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Fadli saat gelar perkara di Mapolresta Solo, Selasa (25/9/2018) siang.

"Sudah berulangkali menggunakan modus yang sama untuk mendapatkan motor korban," katanya.

Dua Wisatawan Tenggelam di Pantai Sedahan Gunungkidul, Satu Tewas dan Satunya Dalam Pencarian

Modus yang dilakukannya yakni menukar kunci motor serupa dengan kunci motor milik korban.

"Pelaku ini pura-pura menukar kunci dengan korban, setelah itu diajak nonton kemudian pada saat di tempat parkir pelaku meminta karcis parkir inisiatif mau membayar," katanya.

Pelaku juga menukar kunci motor korban dengan kunci yang dibawanya.

Saat menonton film, pelaku kemudian meminta izin ke kamar mandi dan langsung melarikan diri dengan membawa motor korban.

Di Solo sendiri, pelaku melakukan aksinya dua kali, yakni di Solo Grand Mall dan Solo Square dengan modus yang sama.

Pihak kepolisian mendapat laporan korban kehilangan Honda Beat AB 4794 JK di Solo Square, 24 Agustus lalu.

Mengaku Tidak Berambisi, Keponakan Prabowo Siap Jika Diusulkan Jadi Wagub DKI Jakarta

Barang bukti yang didapatkan kepolisian di antaranya sepeda motor Honda Beat korban, kunci motor Honda palsu milik tersangka yang digunakan untuk ditukarkan dengan kunci motor yang asli, dan sim c korban.

Saat ini pelaku dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved