Rupiah Anjlok, Mitsubishi : Pengaruh Ke Penjualan Tidak Banyak

Head of Sales and Marketing Region 2 Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI), Amiruddin, berujar pengaruh pasti ada

Rupiah Anjlok, Mitsubishi : Pengaruh Ke Penjualan Tidak Banyak
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Pameran Mitsubishi di Surakarta 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Adanya pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS mempengaruhi banyak sektor, antara lain sektor perdagangan otomotif.

Head of Sales and Marketing Region 2 Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI), Amiruddin, berujar pengaruh pasti ada, namun tidak signifikan.

"Hal ini dibuktikan dari realisasi penjualan yang dilakukan, di mana pada semester pertama 2018 ini tercatat masih relatif tumbuh jika dibanding penjualan tahun sebelumnya," katanya kepada Tribunsolo.com, di Solo, Selasa (25/9/2018).

Bahkan secara nasional, data penjualan Expander tercatat berhasil menguasai pangsa pasar diatas 28 persen.

Rabu Besok, Pinsar Bakal Bagikan 1.000 Ekor Ayam Broiler Gratis di Pasar Jongke Solo

Dan untuk Jawa Tengah sekitar 25 persen.

Selanjutnya Soloraya mampu menguasai pasar 32 persen. 

Dalam penjualan, produk Expander, masih menjadi market leader disegmen kendaraan Small Multy Purpose Vehicle (MPV)

Sementara pihaknya melanjutkan, penyesuaian harga jual menjadi langkah yang dilakukan para produsen otomotif untuk bisa terus survive di kondisi tersebut.

Produsen otomotif Mitsubishi salah satunya, yang melakukan langkah yakni penyesuaian harga jual tersebut.

Daftar Kuliner Indonesia yang Membuat Pemain Aruna dan Lidahnya Jatuh Hati

Di mana penyesuaian tersebut dimulai Agustus 2018 lalu.

Penyesuaian harga jual itu, mengingat masih ada sejumlah komponen kendaraan yang dilakukan impor. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help