Simpan Ratusan Keris, Begini Cara Museum Keris Nusantara di Solo Merawat Koleksinya

Setelah direndam dan bersih, kemudian diwarangi untuk memisahkan logam baja dan nikel agar terlihat gambar atau pamornya.

Simpan Ratusan Keris, Begini Cara Museum Keris Nusantara di Solo Merawat Koleksinya
TRIBUNWOW.COM/WULAN KURNIA PUTRI
Koleksi keris di Museum Keris Nusantara, Solo, Jawa Tengah. 

(TribunWow.com/Wulan Kurnia Putri)

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Museum Keris Nusantara di Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki ribuan koleksi keris.

Pihak museum memiliki cara tersendiri untuk merawat koleksi-koleksi tersebut.

Ditemui Tim TribunWow.com di kantornya, Jumat (7/9/2018), Kepala UPT Museum Dinas Kebudayaan Solo, Bambang MBS, mengatakan, jika menyesuaikan dengan kebudayaan yang ada, pembersihan keris dilakukan setiap bulan suro.

Namun, karena koleksi keris yang ada merupakan inventaris museum, maka harus dibersihkan setiap tiga bulan sekali atau tri wulan.

Sehingga, pihak museum melakukan pembersihan keris setiap tida bulan sekali dan setiap bulan suro dengan melakukan upacara jamasan.

Hal itu dilakukan juga untuk menjaga kearifan lokal.

"Kalau menurut kebudayaan dibersihkannya tiap bulan suro, saat bulan suro ya kita melakukan jamasan, selain itu tiap tri wulan juga kita bersihkan," katanya.

Bambang menjelaskan, cara tradisional masih digunakan untuk membersihkan keris.

Sebelum dibersihkan, keris-keris tersebut di rendam menggunakan air kelapa yang dicampur dengan jeruk.

Halaman
123
Penulis: Wulan Kurnia Putri
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help