Gempa dan Tsunami di Donggala dan Palu

1.031 dari 1.425 Napi yang Dilepaskan saat Gempa di Sulteng Belum Melapor

Ia pun mengingatkan bahwa ada sanksi tegas menanti para warga binaan yang tidak memenuhi peraturan melaporkan diri dalam waktu satu pekan

1.031 dari 1.425 Napi yang Dilepaskan saat Gempa di Sulteng Belum Melapor
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Kondisi Rutan Donggala, Sulawesi Tengah, pasca gempa. 

TRIBUNSOLO.COM, PALU - Sebanyak 1.031 narapidana lembaga pemasyarakatan di daerah terdampak bencana, Sulawesi Tengah, yang dilepaskan, kebanyakan belum melaporkan diri.

Hal tersebut terungkap dari pendataan jumlah narapidana saat Sekretaris Direktur Jenderal Pemasayarakatan Kementerian Hukum dan HAM Liberti Sitinjak meninjau kondisi lapas dan rumah tahanan di Palu, Jumat (5/10/2018) kemarin.

"Di Rutan Palu misalnya, dari total 465 orang warga binaan, terdiri dari 32 orang ada di dalam, 433 di luar dan yang sudah melapor baru 199 orang, sementara 314 orang warga binaan belum melaporkan diri," ujar Liberti dalam siaran persnya, Sabtu (6/10/2018).

Di Lapas Palu juga demikian.

Total warga binaan sebanyak 549 orang dan seluruhnya berada di luar lapas.

Antisipasi Anggaran Pusat Tidak Turun, Pemkot Solo Siapkan Dana Cadangan untuk Proyek Klewer Timur

Dari jumlah itu, baru 130 orang yang melaporkan diri, sementara 419 orang lainnya belum.

Di Lapas perempuan Palu, terdapat 88 orang warga binaan yang terdiri dari enam orang berada di dalam lapas dan sisanya masih bebas.

Dari jumlah itu, 43 orang sudah melaporkan diri, 1 orang sudah habis masa penahanan dan 44 orang lainnya belum melaporkan diri.

Di lembaga pembinaan khusus anak Palu, dari total 29 warga binaan, hanya satu yang tinggal di rutan, sementara sisanya di luar lapas.

Intip Sosok Gamal Albinsaid, Seorang Dokter Pengganti Ratna Sarumpaet di Timses Prabowo-Sandiaga

Dari jumlah itu, baru 14 orang sudah melaporkan diri.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved