Harga Ayam Tingkat Peternak di Solo Mulai Stabil

Mulai dari demo pembagian 1.000 ayam broiler hidup gratis di Surakarta tempo hari, dan mengundang adanya koordinasi dengan staf Kepresidenan

Harga Ayam Tingkat Peternak di Solo Mulai Stabil
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Aksi demo pembagian 1.000 ayam broiler hidup di Pasar Jongke Surakarta, tempo hari. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Pedaging memastikan harga ayam di tingkat peternak mulai normal saat ini. 

"Bahkan saat ini kondisi harga ayam lepas kandang sudah cenderung normal, yakni berkisar antara Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu," ujar Ketua Pinsar Pedaging Jawa Tengah, Parjuni, kepada TribunSolo.com, saat dihubungi via telepon, Minggu (7/10/2018).

Bahkan harga tersebut juga sudah disepakati dengan perusahaan.

Pihaknya berujar, ada proses panjang dengan adanya harga tingkat peternak yang mulai stabil usai harganya terjun bebas.

Mulai dari demo pembagian 1.000 ayam broiler hidup gratis di Surakarta tempo hari, dan mengundang adanya koordinasi dengan staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI).

Acara IMF-World Bank Disebut Pemborosan, Andi Arief Beri Perbandingan di Era Kepemimpinan SBY

Sehingga pemerintah pun telah menampung usulan dari Pinsar untuk menstabilkan harga ayam tingkat peternak tersebut.

Sedangkan untuk harga day old chicken (DOC), atau bibit ayam juga sudah mengalami penurunan yakni di angka Rp 6 ribu per ekor.

Sebelumnya Pinsar menggelar aksi protes karena idealnya untuk harga per kilogramnya untuk ayam hidup dari kandang dijual dengan Rp 18 ribu.

Aksi demo terpaksa dilakukan dikarenakan, harga ayam hidup anjlok hingga di angka Rp 13 ribu.

Sedangkan untuk harga bibit dari yang sebelumnya Rp 6.500 saat itu di angka Rp 7 ribu. 

Di sisi lain harga pakan dan bibit juga ikutan naik dari sebelumnya Rp 600 naik menjadi Rp 1.200. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved