Bank Agris Kantor Cabang Solo Resmi Pindah Kantor ke Jalan Veteran, Serengan

Saat ini, Bank Agris masuk dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) I dengan status bank umum devisa.

Bank Agris Kantor Cabang Solo Resmi Pindah Kantor ke Jalan Veteran, Serengan
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Pembukaan Bank Agris Cabang Solo, di Jalan Veteran No 217, Kecamatan Serengan, Surakarta, Senin (8/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bank Agris Kantor Cabang Solo resmi berpindah kantor, Senin (8/10/2018).

Kantor anyar tersebut terletak di Jalan Veteran No 217, Kecamatan Serengan, Surakarta.

Sejarah Bank Agris diawali dari PT Finconesia yang didirikan sebagai lembaga keuangan bukan bank.

Pada tahun 1993, PT Finconesia berubah fungsi menjadi bank umum dengan nama PT Bank Finconesia.

Soal Pro Kontra Pertemuan IMF-World Bank, Politikus Demokrat: Kalau Tone Negatif, Cari Bemper ke SBY

Pada tahun 2008, PT Bank Finconesia berubah menjadi PT Bank Agris.

Selanjutnya pada tahun 2014, PT Bank Agris melakukan penawaran umum perdana saham yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, dengan demikian PT Bank Agris menjadi perusahaan terbuka (PT Bank Agris Tbk).

Pembukaan Bank Agris Cabang Solo, di Jalan Veteran No 217, Kecamatan Serengan, Surakarta, Senin (8/10/2018).
Pembukaan Bank Agris Cabang Solo, di Jalan Veteran No 217, Kecamatan Serengan, Surakarta, Senin (8/10/2018). (TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI)

Komposisi pemegang saham PT Bank Agris Tbk, scbagai berikut:

1. PT Dian Intan Perkasa, dengan jumlah saham 4.341.286.612, atau sebesar 82.59 persen. 

2. Benjamin Jiaravanon, dengan jumlah saham 14.887.957, atau sebesar 0,28 persen. 

3. Masyarakat, jumlah saham 900.002.075, dengan prosentase 17,13 persen.

Daftar 10 Negara Pengonsumsi Mi Instan Terbanyak, Indonesia di Urutan Kedua

Saat ini, Bank Agris masuk dalam kategori Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) I dengan status bank umum devisa.

Bank Agris juga berencana berencana melakukan penambahan modal untuk peningkatan status dari kategori
Bank BUKU I menjadi Bank BUKU 1I.

Diharapkan dengan kategori Bank BUKU II, akan dapat meningkatkan pertumbuhan usaha lebih cepat dan memiliki fasilitas layanan Nasabah lebih banyak. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help