Asian Para Games 2018

Disabilitas Tak Halangi Elih Jadi Atlet, Masuk 16 Besar Kejuaraan Anggar Kursi Roda di Polandia

Elih menceritakan, dirinya sempat terpuruk ketika harus menerima perubahan tak terduga di tubuhnya pada sekitar 2000.

Disabilitas Tak Halangi Elih Jadi Atlet, Masuk 16 Besar Kejuaraan Anggar Kursi Roda di Polandia
Tribun Video/Eleonora PEW
Elih, atlet anggar kursi roda Indonesia untuk Asian Para Games 2018 

Laporan wartawan Tribun-Video.com, Eleonora Padmasta EW

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Paraplegia atau penurunan fungsi sensorik gerak tubuh tak menjadi penghalang bagi Elih untuk menjadi seorang alet.

Wanita 35 tahun itu akan berlaga dalam pertandingan anggar kursi roda, cabor baru bagi Indonesia di Asian Para Games 2018.

Elih menceritakan, dirinya sempat terpuruk ketika harus menerima perubahan tak terduga di tubuhnya pada sekitar 2000.

"Pada usia 17 tahun, kalau enggak salah, ketika saya selesai istirahat siang setelah pulang sekolah, saya bangun itu sudah dalam kondisi paralysed semua," kata Elih kepada TribunSolo.com di lokasi pelatnas, lapangan futsal Sate Pak Dahlan Sumber, Solo, Selasa (18/9/2018).

"Untuk pegang gelas pun saya enggak bisa," ujarnya.

Guillain-Barre syndrome (GBS) atau gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyerang saraf Elih pun sempat membuatnya terpuruk.

"Itu membuat saya terpuruk, membuat saya patah semangat, menyalahkan keadaan," kata da.

"Saya mengalami proses seperti itu," ujar Elih.

Namun keterpurukan itu ia tinggalkan setelah bertemu dengan rekan-rekan disabilitas yang berprestasi.

Halaman
123
Penulis: Eleonora Padmasta E. W.
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help