Gempa dan Tsunami di Donggala dan Palu

Gempa dan Tsunami di Sulteng, 835 Orang Dinyatakan Hilang

Mereka yang hilang diduga tertimbun reruntuhan bangunan maupun lumpur akibat gempa dan tsunami

Gempa dan Tsunami di Sulteng, 835 Orang Dinyatakan Hilang
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Kerusakan parah akibat gempa bumi terlihat di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). Gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah mengakibatkan 832 orang meninggal. 

TRIBUNSOLO.COM, PALU - Sebanyak 835 orang yang terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, dilaporkan hilang.

Mereka yang hilang diduga tertimbun reruntuhan bangunan maupun lumpur akibat gempa dan tsunami.

"Korban hilang hingga H+11 mencapai 835 orang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Senin (8/10/2018).

Jumlah tersebut didapat dari informasi masyarakat yang melaporkan kerabatnya yang hilang ke perangkat desa setempat.

Lakukan Pengrusakan hingga Penganiayaan di Minimarket Semarang, 3 Oknum Suporter Diamankan

Menurut Sutopo, jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah.

"Data itu sangat dinamis, masih mungkin bertambah ke depannya," kata Sutopo.

Namun demikian, hingga saat ini upaya pencarian korban masih terus dilakukan.

Tim SAR gabungan, TNI, Polri, LSM, dan masyarakat setempat masih terus melakukan evakuasi, pencarian, dan penyelamatan.

Kebakaran di Gunung Lawu, Empat Pendaki Tiba di Pos Cemoro Kandang dalam Kondisi Selamat

Gempa bermagnitudo 7,4 dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, Jumat (8/10/2018) juga mengakibatkan 1.948 orang meninggal dunia. Akibat bencana itu pula, terdapat 10.679 orang luka berat.

Sementara, 74.444 warga mengungsi di 147 titik.

Sebanyak 65.733 rumah dan 2.736 sekolah rusak.

Ditambah lagi, terdapat 7 fasilitas kesehatan rusak berat, terdiri dari 1 rumah sakit dan 6 puskesmas. (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "835 Orang Hilang Akibat Gempa dan Tsunami di Sulteng"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved