Ratna Sarumpaet Mengaku Dianiaya

Polisi Beberkan Dua Alasan Periksa Amien Rais

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengungkapkan ada beberapa alasan pihaknya memeriksa Amien dalam kasus in

Polisi Beberkan Dua Alasan Periksa Amien Rais
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Setelah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, polisi bakal memeriksa Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais sebagai saksi kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet.

Pemeriksaan terhadap Amien sempat tertunda, setelah dirinya mangkir dari pemanggilan pertama pekan lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengungkapkan ada beberapa alasan pihaknya memeriksa Amien dalam kasus ini.

Alasan pertama karena Ratna menyebut nama Amien Rais saat diperiksa polisi.

Indro Warkop tak Kuasa Tahan Tangis di Samping Jenazah Sang Istri

Alasan kedua adalah karena Amien sempat ikut dalam konferensi pers terkait klaim penganiayaan Ratna.

"Iya itu juga ada (nama Amien disebut Ratna) dan sama konfers (konferensi pers)," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Meski begitu, Argo belum menjelaskan soal apa yang mau digali dari Amien dalam pemeriksaan.

Amien bakal diperiksa pada hari ini, Rabu (10/10/2018).

Massa Alumni 212 Akan Kawal Amien Rais ke Polda Metro Jaya Hari Ini, Begini Respons Wiranto

Sebelumnya polisi telah memeriksa Said Iqbal dan Dokter RS Bina Estetika terkait kasus ini.

Sebelumnya polisi telah menetapkan Ratna Sarumpaet tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan.

Dirinya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10/2018) malam.

Dia diciduk sebelum naik pesawat meninggalkan Indonesia.

Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE terkait penyebaran hoaks penganiayaan.

Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara. Ratna juga terancam pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946. Pasal ini menyangkut kebohongan Ratna yang menciptakan keonaran. (Fahdi Fahlevi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dua Alasan Polisi Periksa Amien

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved