Ratna Sarumpaet Mengaku Dianiaya

Sebut Kejanggalan dalam Pemeriksaannya, Amien Rais: Yang Maha Sempurna Rekayasanya Lebih Unggul

Di depan awak media, Amien Rais menyampaikan empat poin penting terkait pemanggilan dirinya.

Sebut Kejanggalan dalam Pemeriksaannya, Amien Rais: Yang Maha Sempurna Rekayasanya Lebih Unggul
KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Amien Rais memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu (10/10/2018).

Amien diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan penyebaran kabar bohong (hoaks) penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Didampingi sang putri, Tasniem Fauzia Raius, Amien Rais tiba di Polda Metro Jaya sekira pukul 10.20 WIB.

Ia hadir dengan dikawal massa Persaudaraan Alumni 212.

Saat hadir di Polda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018), Amien Rais dan Tasniem berserta rombongan sudah dihadang para awak media.

4 Fakta Kedatangan Amien Rais ke Polda Metro Jaya: Mengungkap Kejanggalan dan Permintaan ke Jokowi

Di depan awak media, Amien Rais menyampaikan empat poin penting terkait pemanggilan dirinya.

"Saya akan menyampaikan beberapa hal penting untuk Anda semua termasuk masyarakat Indonesia," ujarnya, dikutip dari saluran YouTube Kompas TV, Rabu (10/10/2018).

Pertama, ia menilai pemanggilan dirinya ke Polda Metro Jaya itu ada kejanggalan.

"Saya melihat di Metro TV acara Prime Talk tadi malam, 9 Oktober 2018, Irjen Polisi Setyo Wasisto menyatakan bahwa saya dipanggil berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet," kata Amien Rais.

"Ini kita lihat surat panggilan saya tertanggal 2 Oktober, padahal Ratna Sarumpaet baru ditangkap oleh kepolisian setelah tanggal 2 Oktober, yaitu tanggal 4 Oktober 2018. Ini sangat amat janggal sekali," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Rohmana Kurniandari
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved