Bantah Eksekusi di HP 105 Merupakan Langkah Arogan, Wali Kota Solo: Ini Langkah Paling Akhir

"Sebenarnya ya ndak mau ada eksekusi juga, tapi sudah dibiarkan 2 tahun, dan kami bertindak sesuai prosedur," ungkapnya.

Bantah Eksekusi di HP 105 Merupakan Langkah Arogan, Wali Kota Solo: Ini Langkah Paling Akhir
TribunSolo.com/Imam Saputro
Ekskavator saat merobohkan bangunan permanen di HP 105 Jebres, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menepis tudingan eksekusi di lahan Pemkot HP 105 merupakan langkah yang arogan.

Eksekusi dilakukan oleh ratusan Satuan Polisi Pamong Praja, Kamis (11/10/2018) pagi.

"Itu sudah langkah paling akhir, sudah dari 2016 kami sosialisasikan, ada sosialisasi, ada mediasi, ada surat peringatan dan sebagainya," kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Balai Kota Solo, Kamis (11/10/2018).

"Sebenarnya ya ndak mau ada eksekusi juga, tapi sudah dibiarkan 2 tahun, dan kami bertindak sesuai prosedur," ungkapnya.

Pakai Mobil Derek, Begini Aksi Pegawai Wanita Dishub Solo Ikutan Tren Falling Star Challenge

Menurutnya, dalam penegakan peraturan daerah (Perda) Pemkot tidak tebang pilih.

"Di belakang UNS, Jl Dewantara sama KH Masykur juga sudah bersih, tidak tebang pilih, " tegasnya.

Solusi berupa tawaran menempati rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Mojosongo diberikan Pemkot bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal pengganti terus ditawarkan.

Selain itu Pemkot Solo juga menawarkan lokasi usaha di Pasar Panggungrejo, bagi mereka yang memiliki tempat usaha.

Ada Promo Bulan Oktober 2018 di Palur Plasa Karanganyar, Mau?

“Jadi tidak ada tawaran lainnya, hanya Rusunawa dan tempat usaha di pasar tradisional, kalau minta lahan pengganti  tidak bisa," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved