Gempa di Situbondo Jawa Timur

Pulau Sapudi di Sumenep Madura Menjadi Kawasan yang Paling Parah Terdampak Gempa Bumi di Jawa Timur

"Tidak ada kerusakan di sana (Situbondo dan Banyuwangi), terparah di Pulau Sapudi," ungkapnya.

Pulau Sapudi di Sumenep Madura Menjadi Kawasan yang Paling Parah Terdampak Gempa Bumi di Jawa Timur
TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD RIVAI
Gempa di Sumenep membuat sejumlah pasien di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep dievakuasi ke luar ruangan sal rumah sakit. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 25 rumah rusak di Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep Madura terdampak gempa 6,4 SR di kedalaman 12 km, sekitar 55 km arah timur laut Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Gempa bumi itu bahkan hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman menjelaskan, anggota TNI Kodim Sumenep dalam perjalanan menuju lokasi terdampak gempa untuk mengamankan lokasi permukiman warga di Pulau Sapudi.

"Ada tiga korban jiwa, tujuh luka-luka dan 25 rumah rusak" ujarnya di Mapolda Jatim, Kamis (11/10/2018).

Kondisi dan Situasi Korban di Pulau Sapudi Sumenep Madura Pasca Gempa Bumi

Arif mengatakan pihaknya bersama Kodim jajaran telah memastikan di sejumlah titik daerah terdampak gempa seperti di Situbondo dan Banyuwangi.

"Tidak ada kerusakan di sana (Situbondo dan Banyuwangi), terparah di Pulau Sapudi," ungkapnya.

Arif memaparkan tiga korban jiwa di Pulau Sapudi telah dievakuasi.

Gempa Situbondo, Data Sementara Sembilan Rumah di Jember Rusak

"Kami telah berkoordasi bersama Pemprov untuk melakukan renovasi rumah rusak terdampak gempa," pungkasnya.

Dari pantauan di lapangan saat ini rombongan petinggi Jatim, Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman bertolak dari hanggar helikopter menuju ke Pulau Sapudi. (Surya/Mohammad Romadoni)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Gempa Situbondo - Wilayah yang Paling Parah Terdampak di Pulau Sapudi Sumenep Madura

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help