Wali Kota Solo Sebut Tak Bisa Berikan Lahan Pengganti untuk Penghuni HP 105 Jebres

Kepala Satpol PP Sutarja mengatakan pihaknya sudah menjalankan prosedur sebelum melakukan eksekusi.

Wali Kota Solo Sebut Tak Bisa Berikan Lahan Pengganti untuk Penghuni HP 105 Jebres
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Pembongkaran bangunan di lahan HP Nomor 105, Kamis (11/10/2018). 

"Di belakang UNS, Jl Dewantara sama KH Masykur juga sudah bersih, tidak tebang pilih," tegasnya.

Solusi berupa tawaran menempati rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Mojosongo diberikan Pemkot Solo bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal pengganti terus ditawarkan.

Selain itu Pemkot juga menawarkan lokasi usaha di Pasar Panggungrejo, bagi mereka yang memiliki tempat usaha.

“Jadi tidak ada tawaran lainnya, hanya Rusunawa dan tempat usaha di pasar tradisional, kalau minta lahan pengganti j tidak bisa,"kata dia.

Pakai Mobil Derek, Begini Aksi Pegawai Wanita Dishub Solo Ikutan Tren Falling Star Challenge

Pemkot Solo juga memberikan ongkos bongkar dan angkut bagi warga.

Besaran ongkos angkut Rp 500.000 dan bongkar Rp 65.000 per meternya.

Kamis pagi, ratusan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Solo melakukan penertiban hunian di tanah belakang Solo Techno Park (STP).

Belasan rumah yang berdiri di atas lahan HP Nomor 105 dirobohkan oleh tim gabungan tersebut.

Bantah Eksekusi di HP 105 Merupakan Langkah Arogan, Wali Kota Solo: Ini Langkah Paling Akhir

Dimulai pukul 08.30 WIB dengan pembacaan dasar eksekusi oleh bagian hukum Sekda Solo.

Setelah itu dilakukan eksekusi dengan merobohkan bangunan yang berdiri di atas lahan HP Nomor 105.

Halaman
123
Penulis: Imam Saputro
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help