Beredar Video yang Menyebut Adanya Alquran Palsu, Ini Penjelasan dari Kemenag RI

Atas beredarnya informasi tersebut di media sosial, pihak Kemenag merasa perlu untuk memberikan klarifikasi.

Beredar Video yang Menyebut Adanya Alquran Palsu, Ini Penjelasan dari Kemenag RI
Net
Ilustrasi Al Quran 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kementrian Agama (Kemenag RI) menyikapi viralnya video yang berisi isu isi Alquran diubah.

Diketahui sebelumnya, telah banyak beredar informasi yang mengatakan adanya Alquran palsu atau isi Alquran diubah.

Atas beredarnya informasi tersebut di media sosial, pihak Kemenag merasa perlu untuk memberikan klarifikasi.

Setelah melakukan pengamatan, Kemenag menjelaskan bahwa tidak ditemukan adanya pengubahan isi Alquran.

Penjelasan BNPB, Kenapa 22 Relawan Asing Ditolak Masuk Palu

Perbedaan isi dalam Alquran tersebut disebabkan karena mushaf Alquran menggunakan sistem penulisan yang berbeda dengan yang biasa digunakan di Indonesia.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kemenag RI melalui video yang diunggah lewat akun Twitter resmi, Jumat (12/10/2018).

Dalam dua unggahan videonya, Ustaz Fahrur Rozi, pentashih Alquran dari Kemenag memberikan penjelasan singkat mengenai adanya Alquran yang berbeda sistem penulisannya tersebut.

"Kita akan membahas tentang Alquran riwayat Warsy dari Imam Nafi," kata Ustaz Fahrur Rozi.

"Kenapa ini kita bahas, karena sejak kemarin ada sebuah unggahan video tentang Alquran riwayat Warsy dan dalam video tersebut dikatakan Alquran ini adalah Alquran palsu."

"Kita akan membahas Alquran riwayat Warsy, bagaimana ciri-cirinya dan bagaimana membacanya," imbuhnya.

Budiman Sudjatmiko dan Dahnil Anzar Beradu Orasi: Beberkan Kelebihan Capres-Cawapres Kedua Kubu

Halaman
123
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help