Lokomotif Uap Kuno Asal TMII di Stasiun Solo Balapan Segera Dirawat di Balai Yasa Yogyakarta

PT KAI Daop VI beberapa waktu lalu mengambil lokomotif uap kuno dari TMII Jakarta lalu disimpan di Stasiun Solo Balapan. Loko itu akan dirawat.

Lokomotif Uap Kuno Asal TMII di Stasiun Solo Balapan Segera Dirawat di Balai Yasa Yogyakarta
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Loko D52099 dari TMII Jakarta yang tiba di Solo, Kamis (17/11/2016) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah lokomotif uap kuno dua tahun lalu diambil oleh pihak PT KAI Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta dan dibawa ke Stasiun Solo Balapan.

Pihak PT KAI Daop VI segera melakukan perawatan terhadap loko kuno tersebut.

 Rencananya, perawatan akan dilaksanakan di Pusat Perbaikan Kereta Balai Yasa di Yogyakarta, yaitu di Pengok.

Manajer Humas PT KAI Daop  VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, berujar lokomotif berseri Loko D52099 tersebut diharapkan segera dioperasikan. 

Berbau Klenik, Pemindahan Lokomotif Uap Pelengkap Jaladara dari TMII ke Solo Pakai Cara Khusus

"Rencananya minggu depan Loko uap tersebut akan dibengkelkan, berapa lama prosesnya nanti belum tahu," katanya kepada Tribunsolo.com, Kamis (11/10/2018).

Perbaikan akan dilakukan di Balai Yasa dikarenakan kapasitasnya sebagai pusat perbaikan kereta terbesar di Asia Tenggara.

Di mana fokusnya pada kerusakan-kerusakan berat, dan menyangkut adanya ketersediaan spare part atau suku cadang.

Eko pun berharap Loko D52099 buatan tahun 1951-1955 dari perusahaan pembuat Fried Krupp, Jerman, itu akan melengkapi wisata city tour Kota Solo.

Diangkut dari TMII, Lokomotif Uap Kuno Buatan Jerman Itu Akhirnya Tiba di Solo

"(Loko uap) merupakan pesanan Presiden Jokowi untuk menemani KA uap Jaladara di Solo," ungkapnya.

Adapun esensi Loko uap bersejarah ini sangat serasi berbaur dengan karakter wisata Kota Solo yang banyak ikon-ikon heritage.

Sehingga dapat menarik wisatawan lebih lagi untuk berkunjung ke Kota Bengawan. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help