Pemkab Kaji Biaya Jaminan Hidup untuk Warga Karanganyar Korban Gempa dan Tsunami di Palu

Bantuan lainnya datang dari Baznas yang memberikan dana sebesar Rp1 juta per kepala keluarga (KK)

Pemkab Kaji Biaya Jaminan Hidup untuk Warga Karanganyar Korban Gempa dan Tsunami di Palu
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, berbicara di hadapan pelaku usaha klaster pariwisata Mbangun Makutoromo dan akademisi STIE AUB dalam Forum Group Discussion di ruang podang Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin (30/7/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 85 warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu balik ke kampung halaman masing-masing di wilayah Karanganyar.

Kedatangan mereka disambut, Bupati Karanganyar Juliyatmono di terminal Kecamatan Jumapolo, Kamis (11/10/2018) malam.

Pada kesempatan itu, Juliyatmono secara simbolis memberikan bantuan kepada mereka.

Masing-masing korban yang hadir mendapat uang saku senilai Rp300 ribu.

Ajak Asisten Liburan ke Turki, Olla Ramlan juga Berikan Hadiah Mewah Bermerek Terkenal di Dunia

Bantuan lainnya datang dari Baznas yang memberikan dana sebesar Rp1 juta per kepala keluarga (KK).

Anak-anak korban gempa dan tsunami ini pun akan mendapat bantuan untuk meneruskan sekolahnya di Karanganyar.

Bantuan lainnya adalah jaminan hidup (jadup).

Namun, Sekretaris Daerah Samsi mengatakan jadup saat ini belum bisa diberikan kepada korban.

Eks Bos Lippo, Eddy Sindoro, Lebih Dulu Serahkan Diri ke KBRI di Singapura

Pihaknya masih mengkaji kebutuhan yang diperlukan korban.

“Kita ingin memberi jadup, namun belum keluar karena menyusun SOP,” kata Samsi kepada TribunSolo.com dan awak media lainnya di ruang kerjanya.

Jadup, katanya, diberikan minimal untuk kebutuhan sebulan.

Duka Mendalam Ditinggal Sang Ibu Selamanya, Putri Indro Warkop Tidak Tahu Bagaimana Lanjutkan Hidup

Misalnya, satu orang makan sebanyak tiga kali dalam sehari.

“Sekali makan, dia menghabiskan misalnya Rp7.500, jadi dalam sehari dia mendapat Rp21.500,” terang Samsi. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help