BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama

Sinergi tersebut secara resmi terkemas dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (11/10/2018) bertempat di Solo.

BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Penandatangan PKS antara BPJS Kesehatan Cabang Surakarta dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta saling bersinergi, untuk terus tingkatkan kualitas dalam penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Nasional di daerah.

Sinergi tersebut secara resmi terkemas dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (11/10/2018) bertempat di Solo.

“Kami bersama-sama selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaran Program Jaminan Sosial Nasional, khususnya dalam PKS ini untuk segmen Peserta Penerima Upah (PPU) sektor Badan Usaha Swasta," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Agus Purwono, kepada TribunSolo.com, Jumat (12/10/2018).

Di mana BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Digosipkan Gunakan Pelet untuk Dapatkan 4 Istri, Ini Komentar Opie Kumis

Serta BPJS Ketenagakerjaan sebagai penyelenggara Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JK), Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Program Jaminan Pensiun (JP).

Kerja sama ini diwujudkan untuk meningkatkan cakupan kepesertaan dan optimalisasi kepatuhan dari Badan Usaha Swasta dalam penyelenggaran Program Jaminan Sosial Nasional.

Agus menjelaskan ruang lingkup kerja sama meliputi percepatan rekrutmen Peserta Program Jaminan Sosial dengan sosialisasi bersama kepada masyarakat, advokasi pemerintah daerah serta optimalisasi forum komunikasi.

Para pihak juga sepakat untuk saling menukar dan memanfaatkan data kepesertaan Badan Usaha Swasta. 

Augie Fantinus Ditahan Gara-gara Unggah Video Polisi Diduga Calo Tiket Asian Para Games 2018

“Dengan pertukaran data ini, dapat menyaring Badan Usaha potensial yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan maupun di BPJS Ketenagakerjaan untuk segera ditindaklanjuti,” tambah Agus.

Adapun bentuk kerja sama lain yang dilakukan berupa sosialisasi bersama akan pentingnya manfaat jaminan sosial dari kedua BPJS kepada masyarakat serta fungsi dari keduanya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help