PLN Serahkan 12 Tandon Air ke Tujuh Wilayah Sragen yang Terdampak Kekeringan

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Area Surakarta terus berupaya memberikan pelayanan serta perhatian kepada masyarakat.

PLN Serahkan 12 Tandon Air ke Tujuh Wilayah Sragen yang Terdampak Kekeringan
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Penyerahan tandon air ke beberapa daerah di Sragen oleh PLN Area Surakarta kepada Lakhar BPBD Sragen, Rabu (10/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Area Surakarta terus berupaya memberikan pelayanan serta perhatian kepada masyarakat.

Satu di antaranya dengan mendonasikan 12 tandon berkapasitas 2.000 liter serta uang Rp 500 ribu untuk pembuatan tatakan, disalurkan ke tujuh desa terparah krisis air di Sragen.

Tujuh desa terparah yang diberi tandon itu meliputi Katelan Tangen, Poleng Gesi, Karanganom Sukodono, Tlogotirto Sumberlawang, Gemantar Mondokan, Kandangsapi Jenar, dan Gilirejo Baru Miri.

Manajer Area PLN Solo, Mundhakir berujar, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada para Kades di Aula Kantor BPBD Sragen, Rabu (10/10/2018).

KPK akan Periksa Dirut PLN Sofyan Basir Terkait Kasus PLTU Riau 1

"Pemberian ini sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap beberapa desa di Sragen yang saat ini dalam kondisi krisis air dalam taraf Kritis," katanya melalui rilis yang dikirimkan kepada TribunSolo.com, Jumat (12/10/2018).

Sehingga bantuan ini melengkapi bantuan air bersih yang sudah digelontorkan hampir 20 tangki ke Sragen.

Tandon diberikan berdasarkan pengajuan mengingat adanya problem kesulitan sarana penampungan air bersih di wilayah krisis air itu.

Sementara bantuan tandon air itu disumbangkan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN yang selama ini menjadi wadah pengelolaan zakat para pegawai PLN.

"Harapannya tandon-tandon air ini dapat membantu masyarakat mengatasi kekeringan yang melanda," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help