Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala

Korban Gempa di Sigi, Sulawesi Tengah: Kami Ingin Anak-anak Kami Segera Bisa Bersekolah

Warga Desa Soulowe, Sigi, Sulawesi Tengah berharap anak-anak segera bersekolah pasca gempa menerjang wilayahnya.

Korban Gempa di Sigi, Sulawesi Tengah: Kami Ingin Anak-anak Kami Segera Bisa Bersekolah
KOMPAS.com
Likuifaksi yang terjadi saat gempa Palu membuat tanah bergeser 500 meter. 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Warga Desa Soulowe, Sigi, Sulawesi Tengah berharap anak-anak segera bersekolah pasca gempa menerjang wilayahnya.

"Tolong diperhatikan pendidikan bagi anak-anak kami. Kami ingin anak-anak kami segera bisa bersekolah," ujar Nasbudin saat berbincang di lokasi pungsian, Minggu (14/10/2018).

Nasbudin menambahkan anak-anak dan lansia masih sangat trauma atas bencana yang menimpa Sulawesi Tengah.

"Belum ada sebelumnya, bencana yang sehebat ini. Warga sangat butuh terutama anak-anak. Mereka selalu banyak menangis karena gempa ini," tutur Nasbudin

Kemendikbud Alokasikan Dana Rp 246,5 Miliar untuk Bencana Palu-Donggala

Pria berusia 50 tahun itu, juga menuturkan masyarakat Sigi banyak yang membutuhkan bantuan berupa beras dan kebutuhan poko.

"Air disini udah banyak, kami butuhnya beras itu yang dibutuhkan disini," ujar Nasbudin.

Warga lainnya, Abdullah menambahkan, masyarakat mulai mengalami penyakit gatal-gatal.

Jusuf Kalla Ajak Sekjen PBB Lihat Dampak Likuefaksi di Palu

Meski air bersih ada, di beberapa titik masih tercemar dan tidak layak digunakan.

"Kemarin dua hari lalu satu dokter dan perawat datang membantu pengungsi. Tapi belum ada lagi, anak-anak gatel-getel semua" ujar Abdullah. (Tribunnews.com/Yanuar Nurcholis Majid)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Korban Gempa dan Tsunami di Sigi Ingin Anak Segera Masuk Sekolah

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help