Sri Mulyani Terpilih Jadi Menteri Keuangan Terbaik Tahun Asia Pasifik Timur, Ini Prestasinya

Sri Mulyani menerima penghargaan sebagai Finance Minister of the Year East Asia Pacific (Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 di Asia Pasifik Timur).

Sri Mulyani Terpilih Jadi Menteri Keuangan Terbaik Tahun Asia Pasifik Timur, Ini Prestasinya
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali, Senin (8/10/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, NUSA DUA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Tahun 2018 di Asia Pasifik Timur.

Penghargaan ini diberikan di sela-sela IMF-WB Annual Meeting 2018 atau Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/10/2018) malam.

Anugerah Finance Minister of the Year East Asia Pacific ini diberikan atas kiprah Sri Mulyani mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang lebih menantang saat kembali menjabat Menkeu kedua kalinya.

Menurut Kompas.com yang dikutip TribunSolo.com, kebijakan Sri Mulyani dianggap kredibel dan efektif.

Laju Perekonomian Membaik, Sri Mulyani Tegaskan tak Pinjam Uang ke IMF

Penghargaan ini diberikan oleh majalah Global Markets, majalah berita terkemuka di bidang pasar ekonomi internasional yang 30 tahun terakhir menjadi salah satu acuan  para pelaku dan institusi di sektor ekonomi dan keuangan internasional.

Ditulis Global Markets, Sri Mulyani mendapat tantangan terbesarnya saat datang kembali (dari Amerika Serikat).

Perekonomian Indonesia menawarkan potensi besar tetapi memberikan beban persoalan yang serius bagi Kementerian Keuangan.

Pengumpulan pajak telah lama menjadi masalah di Indonesia, namun pemerintah juga berjuang untuk membelanjakan uangnya.

Menkeu Sri Mulyani Mengaku Gunakan Dana Cadangan Rp 4,9 Triliun untuk Tutupi Defisit BPJS Kesehatan

“Bagi kami, reformasi di bidang perpajakan bukanlah kemewahan maupun pilihan,” ujar Sri Mulyani saat menerima penghargaan.

"Itu adalah keharusan."

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved