Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin Tanggapi soal Iklan Rekening Dana Kampanye

akil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni menanggapi pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) soal iklan

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin Tanggapi soal Iklan Rekening Dana Kampanye
Tribunnews/JEPRIMA
Jokowi dan Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dan Probowo Sandi nomor urut 2. 

TRIBUNSOLO.COM - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni menanggapi pernyataan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) soal iklan rekening dana kampanye yang berpotensi melanggar aturan kampanye.

Pria yang akrab disapa Antoni ini menjelaskan maksud iklan tersebut.

Menurutnya, pemasangan foto Jokowi-Ma'ruf Amin yang disertakan nomor rekening itu merupakan bentuk pengumuman yang dipandang kredibel, dikutip dari Tribunnews.com.

"Bagaimana mungkin sebuah iklan yang sebuah pengumuman itu dipandang kredibel, seandainya tidak ada foto Pak Jokowi-Ma'ruf, apakah kemudian pakai siluet?"

"Apakah kemudian pakai masker, ini kan menunjukkan kepada publik bahwa nomor rekening itu nomor valid jadi kalau kalian ingin menyumbang, ini nomor rekeningnya Pak Jokowi-Ma'ruf," kata Raja Juli Antoni di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2018).

Sudjiwo Tedjo Mendadak Protes pada Ganjar Pranowo, Ternyata Gara-gara Iri dengan Presiden Jokowi

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menjelaskan, iklan rekening dana kampanye yang ditampilkan itu tidak menunjukkan citra diri Jokowi dan Ma'ruf.

Ia menegaskan tidak ada kampanye di iklan tersebut.

Pasalnya, ia informasi soal nomor rekening itu bertujuan untuk bersama-sama masyarakat bergotong royong menangkan paslon nomor urut 01 itu.

"Ini sama sekali tidak menunjukkan citra diri, dan sebenarnya untuk apa sih beriklan kalau ingin meningkatkan popularitas?"

"Pak Jokowi sudah mentok kok popularitasnya, justru tujuan adalah bersama masyarakat bergotong royong memperkuat untuk memenangkan Pak Jokowi dan mendistribusikan apa yang bisa dilakukan," papar Antoni.

"Jadi sama sekali bukan berniat mempopulerkan Pak Jokowi, tidak sama sekali nggak ke situ arahnya," sambungnya.

Diketahui, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memasang iklan di media massa cetak nasional yang memuat foto dan nomor urut pasangan nomor urut 01 itu.

Bawaslu menduga iklan itu mengandung unsur pelanggaran.

Hingga saat ini Bawaslu masih mengkaji unsur kampanye dalam iklan tersebut. (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Timses: Buat Apa Beriklan, Semua Sudah Tahu Jokowi"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved