Kemenkop dan UKM RI: Aplikasi Lamikro Bantu Kinerja UMKM Agar Bisa Naik Kelas

Budi Mustopo mengatakan Lamikro tersebut memudahkan pelaku usaha bisa mempunyai laporan keuangan secara mandiri.

Kemenkop dan UKM RI: Aplikasi Lamikro Bantu Kinerja UMKM Agar Bisa Naik Kelas
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Aplikasi Lamikro Kemenkop dan UKM untuk Bantu UMKM membukukan keuangan mereka setiap hari real time. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SUKHARJO - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemekop dan UKM) Republik Indonesia (RI) terus berupaya agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengorganisir pembukuan keuangan usaha mereka dengan baik.

"Hal ini berguna untuk mengetahui laba, rugi, dan indikator lainnya yang bisa menjadi acuan kondisi usahanya," ujar Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Budi Mustopo, kepada TribunSolo.com, usai mengisi seminar tentang Penataan Laporan Keuangan UMKM Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0 di Gedung Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (20/10/2018).

Maka dari itu, lanjutnya, aplikasi Lamikro dihadirkan, dikhususkan bagi UMKM.

Atau usaha yang memiliki besaran omzet hingga Rp300 juta per tahun.

Kemenkop UKM RI: Perlu Peningkatan Potensi Pelaku UMKM Hadapi Era Industri 4.0

Aplikasi yang dapat diunduh secara gratis melalui app store pada gawai ini, sejak awal peluncuran tahun 2017 hingga saat ini sudah diunduh sekitar 7.000 pengunduh.

Ia mengatakan Lamikro tersebut memudahkan pelaku usaha bisa mempunyai laporan keuangan secara mandiri.

"Teknisnya, mereka cukup mengunduh aplikasi dan bisa mencatatkan transaksi harian melalui gawai," imbuhnya.

Selanjutnya secara otomatis aplikasi tersebut akan menghitung sendiri rugi dan laba.

Forum Silaturahmi Nasional Indonesia Direct, Hadir Sebagai Wadah Berkembang UMKM Soloraya

Aplikasi ini bisa menjadi alat performa usaha, bisa dilihat secara periodik.

Sehingga dapat membantu UMKM agar bisa naik kelas, berdaya saing, dan lebih berkembang.

"Harapannya fasilitasi laporan keuangan yang membantu para pelaku usaha skala mikro agar performa usaha mereka bisa meningkat," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved