Layanan Fintek Makin Masif, Pimpinan OJK Sebut BPR/BPRS Perlu Perkuat Transformasi

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, mengatakan, masifnya era digital membuat kinerja finansial teknologi (fintek) cukup bertumbuh.

Layanan Fintek Makin Masif, Pimpinan OJK Sebut BPR/BPRS Perlu Perkuat Transformasi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, mengatakan, masifnya era digital membuat kinerja finansial teknologi (fintek) cukup bertumbuh.

Bahkan potensi pembiayaan yang disalurkan melalui layanan ini cukup besar.

"Terdata sejak Desember 2016 hingga September 2018  dana yang telah tersalurkan  melalui fintech sudah mencapai Rp 13 triliun," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (23/10/2018) di Solo.

Namun memang di tengah capaian positif fintech tersebut, pastilah akan berdampak terhadap beberapa lembaga keuangan yang belum memanfaatkan teknologi secara optimal.

VIDEO : Ketua Umum Perbarindo Sebut BPR atau BPRS Harus Harmonis Berkembang bersama UMKM

Khususnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

"Adanya kondisi tersebut, BPR/BPRS perlu terus didorong untuk cepat melakukan transformasi," imbuhnya.

Yakni transformasi dengan ikut memanfaatkan layanan teknologi.

Dengan begitu mereka dapat berdaya saing, sekalipun dengan fintek.

OJK Solo : DPK Bank Konvensional Tumbuh 12,01 Persen

Sementara Ketua DPD Perhimpunan BPR Indonesia (Perbarindo) Jawa Tengah (Jateng), Dadi Sumarsana, menambahkan menyikapi tantangan yang ada, saat ini BPR harus siap untuk mengembangkan diri.

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved