BI Solo Terus Masifkan Pembatasan Uang Asing Masuk ke Indonesia

Bank Indonesia (BI) membatasi masuknya uang asing ke Indonesia untuk menstabilkan perekonomian di dalam negeri.

BI Solo Terus Masifkan Pembatasan Uang Asing Masuk ke Indonesia
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI, Taufik Amrozy. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bank Indonesia (BI) membatasi masuknya uang asing ke Indonesia untuk menstabilkan perekonomian di dalam negeri.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI, Taufik Amrozy, mengatakan di mana Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 19/7/PBI/2017 tanggal 3 Mei 2017 tentang Pembawaan Uang Kertas Asing (UKA) ke Dalam dan ke Luar Daerah Pabean Indonesia yang telah diubah menjadi PBI Nomor 20/2/PBI/2018 tanggal 1 Maret 2018 dan PBI Nomor 17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Nominal yang diperkenankan dibawa ke Indonesia tidak bisa lebih dari Rp 1 miliar. Kalau lebih dari itu dendanya 10 persen dari total nominal," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (29/10/2018).

Pihaknya mengatakan langkah pembatasan mengenai penggunaan uang asing di Indonesia seperti ini sendiri sudah dilakukan sejak 2016.

Bank Indonesia Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Rekrutmen Calon Pegawai BI

Sejak itu sudah tidak ada tempat seperti hotel dan restoran yang memasang rate dengan dolar.

"Dan langkah kali ini sebagai bentuk upaya meminimalisasi tindak pencucian uang sekaligus pengendalian terhadap nilai tukar rupiah," katanya.

Sehingga sampai dengan saat ini, upaya pemberitahuan aturan tersebut dilakukan hingga saat ini.

Sementara Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Surakarta Kunto Prasti Trenggono mengatakan untuk kondisi di Kota Solo relatif aman.

Menurut dia, hal itu terlihat dari tidak adanya temuan mencurigakan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Bea Cukai untuk barang yang dibawa ke luar negeri maupun yang masuk dari luar negeri.

"Solo masih relatif aman, untuk penerbangan ke luar negeri mayoritas perjalanan umroh, itupun di batasi dalam membawa valas," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved