Pasar Legi Solo Terbakar

Kepala OJK Solo Sebut Musibah Kebakaran Pasar Legi Perlu Penanganan Bersama

Lebih lanjut menurut Laksono, hal tersebut menorehkan keprihatinan, bagi para pedagang yang merugi.

Kepala OJK Solo Sebut Musibah Kebakaran Pasar Legi Perlu Penanganan Bersama
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo Laksono Dwionggo mengungkapkan kondisi terbakarnya Pasar Legi Solo merupakan kondisi Force Majeure.

"Atau kondisi di mana di luar kekuatan serta kehendak para pedagangnya ataupun perbankan yang memiliki cabang di Pasar Legi," katanya kepada TribunSolo.com, Minggu (4/11/2018).

Lebih lanjut menurut Laksono, hal tersebut menorehkan keprihatinan, bagi para pedagang yang merugi.

Dan bagi perbankan, tentunya harus menjalankan strategi khusus untuk menghadapi musibah tersebut.

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik Pasca-kebakaran Pasar Legi Solo, Bulog Anggap Wajar

Satu di antaranya melalui kebijakan restrukturisasi kredit.

Artinya perbankan dapat memberi waktu nasabah untuk tidak membayar angsuran selama beberapa bulan, memberikan pembebasan bunga, memberi kesempatan debitur untuk membayar bunga saja, atau kebijakan lainnya, yang tentu saja didasarkan atas hasil evaluasi pihak bank.

"Dalam hal ini pun, perlu sinergi dengan para pedagang, yakni bagi pedagang terdampak yang statusnya sebagai debitur, diimbau untuk melakukan komunikasi dengan bank," ujarnya.

Tujuannya agar dapat kelonggaran dalam memenuhi kewajibannya.

Karena tidak bisa dipungkiri, akibat kebakaran tersebut tentu saja kemampuan pedagang dalam memenuhi kewajibannya mengalami penurunan. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved