Pesawat Lion Air Jatuh

Sebar Video Hoaks tentang Jatuhnya Pesawat Lion Air, Wanita Ini Diciduk Polisi

Polisi menegaskan, video yang diunggah tersebut bukan merupakan video pesawat Lion Air JT 610.

Sebar Video Hoaks tentang Jatuhnya Pesawat Lion Air, Wanita Ini Diciduk Polisi
Sinode GKJ
Ilustrasi Hoaks. 

TRIBUNSOLO.COM, KARAWANG - Polisi mengamankan seorang perempuan yang turut menyebarkan berita bohong atau hoaks seputar peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengidentifikasi akun media sosial yang diduga telah menyebarkan berita hoaks atau berita yang berlebihan atau berita yang tidak lengkap.

"(Penyebaran informasi itu) dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat," kata Dedi saat dihubungi Kompas.com, Senin (5/11/2018).

Dari beberapa orang yang ditangkap Polri terdapat satu perempuan berinisial A (30 tahun).

Proses Serah Terima Jenazah Korban Lion Air di RS Polri Diwarnai Isak Tangis Keluarga

Polri turut membagikan informasi ini melalui akun resmi Twitter Divisi Humas Polri, @DivHumas_Polri.

Dedi menyampaikan, A ditangkap pada Jumat (2/11/2018) sekitar pukul 21.00 WIB oleh Polres Tasikmalaya, Jawa Barat.

Perempuan ini, lanjut Dedi, mengunggah potongan video jatuhnya pesawat Lion Air dengan caption atau keterangan seperti berikut: "turut berdua atas jatuhnya PESAWAT LION AIR JT 610 Tujuan Jakarta Pangkalpinang semoga semua korban cpt ditemukan, Aamiin"

Dedi menegaskan, video yang diunggah tersebut bukan merupakan video pesawat Lion Air JT 610.

Ia menambahkan, kasus tersebut sudah ditangani Polri.

Hingga Minggu Malam RS Polri Terima 137 Kantong Jenazah Korban Lion Air

"Polri sangat fokus menangani kasus-kasus hoaks yang meresahkan masyarakat," ujar Dedi, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Pihaknya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial.

"Dengan tidak ikut menyebarkan hoaks, karena hal tersebut merupakan perbuatan melawan hukum," kata Dedi.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya dengan berita atau informasi di media sosial yang sumbernya tidak kredibel.

"Silakan masyarakat untuk melaporkan kepada aparat Polri terdekat apabila menerima info-info tersebut," kata Dedi. (Mela Arnani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perempuan Penyebar Hoaks Video Pesawat Lion Air Jatuh Ditangkap"

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved