Bank Indonesia Solo Gandeng BPR-BPRS untuk Optimalkan Clean Money Policy

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian MoU yang dilakukan Perbarindo dengan KPw BI Solo, terkait penukaran uang layak edar.

Bank Indonesia Solo Gandeng BPR-BPRS untuk Optimalkan Clean Money Policy
TRIBUNSOLO.COM/Garudea Prabawati
Suasana Pelatihan Teknis Mekanisme Penukaran Uang dan Sosialisasi Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah kepada BPR se-Soloraya, Selasa (6/11/2018), di KPw BI Solo. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo melaksanakan Pelatihan Teknis Mekanisme Penukaran Uang dan Sosialisasi Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se-Solo Raya, Selasa (6/11/2018).

Kegiatan di gedung KPw BI Solo tersebut dihadiri sekitar  230 peserta dari seluruh perwakilan BPR yang berada di bawah koordinasi Perbarindo Soloraya.

Juga, peserta dari perwakilan BPR Syariah (BPRS) yang berada di bawah koordinasi Asbisindo, serta Duta rupiah 2018.

Ketua Perbarindo Solor Rya, Azis Soleh, mengatakan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian MoU yang dilakukan Perbarindo dengan KPw BI Solo, terkait penukaran uang layak edar.

Layanan Fintek Makin Masif, Pimpinan OJK Sebut BPR/BPRS Perlu Perkuat Transformasi

"Sehingga dengan adanya kegiatan ini dapat lebih mempersiapkan pelayanan kami akan penukaran uang layak kepada masyarakat," katanya kepada Tribunsolo.com, Selasa (6/11/2018), di sela-sela acara.

Ini karena dalam penukaran uang terdapat mekanisme yang perlu dipahami, antara lain penyusunan dan pengelompokan uang berdasarkan nominal serta tahun edar.

Juga, untuk persiapan memfilter uang tidak layak edar dari masyarakat untuk mengetahui palsu atau tidaknya.

Nantinya uang-uang yang ditukarkan masyarakat tersebut akan terlayani melalui kegiatan Kas keliling yang dilakukan BI.

Jumlah Uang Lusuh Tak Layak Edar Meningkat, KPw BI Solo Terus Sosialisasikan Gerakan Cinta Rupiah

Sedangkan Kepala KPw BI Solo, Bandoe Widiarto, mengatakan, menggandeng BPR serta BPRS se Soloraya untuk penukaran uang ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Juga,  wujud clean money policy dengan mengoptimalkan Kas Keliling.

"Kami berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas uang rupiah," katanya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved