DPRD Kabupaten Karanganyar Usulkan Raperda Perlindungan Pasar Tradisional Dibahas pada 2019

Semua fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menyetujui pembahasan Raperda perlindungan pasar tradisional, Senin (5/11/2018).

DPRD Kabupaten Karanganyar Usulkan Raperda Perlindungan Pasar Tradisional Dibahas pada 2019
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Rapat Paripurna Penetapan Keputusan DPRD Kabupaten Karanganyar tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) di gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (5/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Semua fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menyetujui pembahasan Raperda perlindungan pasar tradisional, Senin (5/11/2018).

Hal itu diputuskan dalam Rapat Paripurna Penetapan Keputusan DPRD Kabupaten Karanganyar tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) di gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (5/11/2018).

Menurut Wakil Ketua DPRD, Adhe Eliana, alasan dibentuknya raperda ini berangkat dari upaya melindungi pasar tradisional di tengah banyaknya pasar modern yang muncul di Kabupaten Karanganyar.

"Saat ini banyak pasar tradisional mulai berdiri, jadi Raperda ini diharapkan bisa melindungi pasar tradisional," kata Adhe Eliana.

Dengan demikian, Raperda Perlindungan Pasar akan dibahas pada 2019 mendatang.

Raperda Kawasan tanpa Asap Rokok di Karanganyar Diusulkan untuk Dibahas pada 2019

Selain Raperda Perlindungan Pasar, DPRD Kabupaten Karanganyar juga menyetujui Raperda Lembaga Koperasi Simpan Pinjam dibahas pada 2019 mendatang.

Sementara itu, Pemkab Karanganyar mengajukan 10 Raperda untuk dibahas pada 2019.

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir dalam rapat paripurna menyampaikan, melalui Propemperda, diharapkan pembentukan Perda ke depannya memperhatikan skala prioritas yang mendukung program Pemerintah dan pembangunan.

"Propemperda diperlukan dalam perencanaan pembentukan Perda untuk menentukan skala prioritas penyusunan Raperda jangka panjang, menengah, atau pendek dan menjadi pedoman bersama DPRD dan Pemda dalam membentuk Perda," katanya. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved