Kebutuhan Uang Periode Natal dan Tahun Baru, BI Solo Siapkan Rp 1,4 Triliun

Kebutuhan uang baru untuk Natal dan Tahun Baru trendnya lebih sedikit dibandingkan untuk kebutuhan Hari Raya Lebaran

Kebutuhan Uang Periode Natal dan Tahun Baru, BI Solo Siapkan Rp 1,4 Triliun
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Kegiatan Pelatihan Teknis Mekanisme Penukaran Uang dan Sosialisasi Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Soloraya, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo memprediksi kebutuhan uang kartal periode Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 sebesar Rp 1,4 triliun.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi (SPPURLA) KPw BI Solo, Bhakti Artanta.

"Dan kebutuhan tersebut prediksinya tidak jauh dari periode yang sama tahun lalu," ungkapnya kepada awak media, Rabu (7/11/2018).

Walaupun demikian, adapun sedikit penambahan.

Lagi, Seorang Jurnalis Saudi Dikabarkan Disiksa hingga Tewas di dalam Tahanan

Memang, lanjutnya, kebutuhan uang baru untuk Natal dan Tahun Baru trendnya lebih sedikit dibandingkan untuk kebutuhan Hari Raya Lebaran.

Di mana pada tahun lalu mencapai lebih dari Rp 5 triliun.

Tentu saja penentuan besaran kebutuhan uang kartal ini dilakukan usai pembicaraan dengan perbankan.

"Untuk menghitung kebutuhan uang Natal dan Tahun Baru sudah kita bicarakan dengan teman-teman dari bank umum," tutup Bhakti. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved