Sidak ke Edupark Karanganyar, Komisi B DPRD Minta Dirut Perbaiki Manajemen Perusahaan

Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, melakukan sidak ke objek wisata Edupark, Selasa (6/11/2018).

Sidak ke Edupark Karanganyar, Komisi B DPRD Minta Dirut Perbaiki Manajemen Perusahaan
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Objek Wisata Edupark yang dilengkapi pesawat Karanganyar Air. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, melakukan sidak ke objek wisata Edupark, Selasa (6/11/2018).

Dalam sidak tersebut, anggota Dewan bertemu Direktur Utama PUD Aneka Usaha Karanganyar, Untung Sriyanto, yang baru dilantik pada minggu lalu.

Untuk diketahui, PUD Aneka Usaha Karanganyar adalah perusahaan yang mengelola sejumlah objek wisata di antaranya Edupark, Tawangmangu dan Intan Pari.

Anggota Dewan yang hadir dalam sidak kemudian melakukan rapat tertutup bersama Untung Sriyanto.

Ditemui TribunSolo.com dan awak media lainnya seusai rapat, Ketua Komisi B DPRD, Tony Hatmoko mengatakan, satu poin yang dibahas dalam rapat mengenai pembenahan manajemen keuangan dan SDM Edupark.

Pada 2017, Edupark mengalami kerugian Rp 360 juta pada 2017 akibat kesalahan manajerial pengelolaan.

“Rekrut kembali pegawai dengan melibatkan pihak ketiga yang independen, benahi keuangan dan SDM,” kata Tony Hatmoko.

Tony mengatakan, Komisi B juga meminta Dirut baru menanggapi keluhan masyarakat tentang kualitas kolam renang Intanpari yang masuk dalam komplek arena Edupark.

Komisi B, kata Tony, memberi batasan waktu kepada PUD Aneka Usaha untuk memperbaiki manajemen sampai akhir tahun 2018.

Selain itu, Tony mengungkapkan penyerahan aset dari Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) ke Edupark terganjal Perda investasi.

“Perda membatasi nilai aset Rp 15 miliar padahal nilai aset Edupark lebih dari Rp 15 miliar,” ujar Tony.

Ia mendesak Pemkab mengusulkan perubahan Perda investasi agar memudahkan penyerahan aset.

Sementara itu, Untung mengatakan akan menyikapi usulan Komisi B ini, terutama terkait perekrutan pegawai.

“Kita akan merekrut pegawai melalui pihak ketiga secepatnya agar bisa diisi oleh orang-orang terbaik,” kata Untung. (*)

Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved