Skala Layak Edar Uang Rupiah di Solo Raya Berada di Angka 14

Uang layak edar memiliki empat kriteria, yakni lusuh bisa karena jamur atau yang lain, rusak, cacat, dan uang emisi lama yang sudah tidak berlaku.

Skala Layak Edar Uang Rupiah di Solo Raya Berada di Angka 14
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Kegiatan Pelatihan Teknis Mekanisme Penukaran Uang dan Sosialisasi Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah Kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se Solo Raya, Selasa (6/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo, Bandoe Widiarto menyebutkan uang layak edar memiliki empat kriteria.

Yakni lusuh bisa karena jamur atau yang lain, rusak, cacat, dan uang emisi lama yang sudah tidak berlaku.

"Dan skala uang Rupiah layak edar terdiri dari nilai antara 1 hingga 16," katanya kepada Tribunsolo.com, saat ditemui di KPw BI Solo, Selasa (6/11/2018). 

Sementara kondisi uang Rupiah pecahan besar yang beredar di bawah KPw BI Solo berada di skala 14.

Mulai Desember 2018, BPR dan BPRS se-Solo Raya Bisa Jadi Tempat Penukaran Uang Rupiah

Dan untuk uang pecahan kecil di skala 12.

"Untuk mempertahankan di skala 14 inilah tidak mudah," katanya.

Satu di antara upaya yang dilakukan yakni dengan menggandeng BPR untuk penukaran uang layak edar.

Dan hal tersebut juga untuk memudahkan masyarakat khususnya di daerah, yang akses perbankannya masih minim.

Rupiah Masih Melemah di Angka Rp 15.212 per Dollar AS

Ia mengungkapkan, dengan menggandeng BPR serta BPRS se Solo Raya untuk penukaran uang ini, murni merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. 

Dan merupakan wujud clean money policy dengan mengoptimalkan Kas Keliling. 

"Kami berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas uang Rupiah," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved