Pesawat Lion Air Jatuh

Total 186 Kantong Jenazah Korban Pesawat Lion Air PK-LQP Dievakuasi Tim SAR

Tim SAR Gabungan telah memperoleh total 186 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP

Total 186 Kantong Jenazah Korban Pesawat Lion Air PK-LQP Dievakuasi Tim SAR
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas gabungan Polri dan Basarnas membawa potongan tubuh yang ditemukan dari hasil pencarian di posko Basarnas, Terminal JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (30/10/2018 

TRIBUNSOLO.COM - Tim SAR Gabungan telah memperoleh total 186 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 hingga Rabu (7/11/2018) pagi.

Terbaru, dua kantong jenazah tambahan tiba di Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok pada Selasa (6/11/2018) malam menggunakan Kapal RB 206 Bandung.

"Kapal RB 206 Bandung tiba di Dermaga JICT 2 dengan membawa 2 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban," demikian tulisan dari papan pengumuman Pergerakan Operasi SAR di Dermaga JICT 2 seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Dengan demikian, ada 22 kantong jenazah yang diperoleh pada Selasa kemarin.

Pegawai BPK Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air Terima Kenaikan Pangkat

Kantong-kantong jenazah itu sudah dibawa ke RS Polri untuk diidentifikasi.

Hari ini dijadwalkan menjadi hari terakhir proses pencarian setelah diperpanjang sejak Minggu (4/11/2018) lalu.

Namun, kepastian selesainya pencarian baru akan diputuskan oleh Basarnas hari ini.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang sebelumnya jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi, tepatnya 13 menit setelah mengudara.

Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak. Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu. (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sampai Rabu Pagi, 186 Kantong Jenazah JT 610 Diperoleh Tim SAR"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved